Politikus PAN Daftar Penjaringan Pilkada Kotamobagu Partai Golkar

Mulyadi Pontororing    •    Rabu, 09 Aug 2017 15:43 WIB
pilkada 2018
Politikus PAN Daftar Penjaringan Pilkada Kotamobagu Partai Golkar
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Manado: Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Tatong Bara mendaftarkan diri dalam penjaringan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, Partai Golkar. Hal tersebut sengaja dilakukan untuk membangun komunikasi politik.

"Pendaftaran di Golkar merupakan bahan komunikasi antarpartai. Kalau kita mendaftar, pasti nama kita akan dipertimbangkan hingga ke jenjang tinggi," kata Tatong yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Kotamobagu, Rabu 9 Agustus 2017.

Menurut Tatong, hubungannya dengan seluruh parpol di Kotamobagu amat baik selama lima tahun terakhir dirinya memimpin. Pendaftaran dirinya pada penjaringan Partai Golkar sekaligus pembuktian kepada daerah lain, bahwa parpol Kotamobagu bisa saling mendukung.

"Sebagai pembina PAN di Kotamobagu, saya menjamin seluruh parpol di sini baik," lanjutnya.

Namun, Tatong enggan berspekulasi terkait pendaftarannya melalui Golkar.

Terpisah, Ketua DPD II Partai Golkar Kotamobagu Djelantik Mokodompit mengatakan, yang dilakukan Tatong adalah hal biasa. Justru keberadaan Tatong membuktikan bahwa partai berlambang pohon beringin itu masih diperhitungkan di Kotamobagu.

"Saya bersyukur banyak figur yang antusias mengambil formulir (di Golkar). Sebagai politikus, tentu saya menghormati para figur tersebut. Namun, ada mekanisme yang tetap harus ditaati di internal partai," kata mantan wali kota Kotamobagu periode 2004/2009 itu.

Djelantik mengklaim, kondisi Golkar saat ini sangat solid. Pihaknya akan mengedepankan sisi objektifitas figur dalam memutuskan calon wali kota/wakil wali kota Kotamobagu yang bakal diusung.

"Golkar terbuka bagi siapa saja. Golkar terbuka untuk mereka yang berkomitmen sesuai dengan visi misi partai, yakni bersama dengan rakyat. Dengan modal lima kursi di DPRD, ini kesempatan Golkar untuk merebut kemenangan di Pilkada Kotamobagu 2018," tegasnya.

Sebelumnya, PAN memiliki enam kursi di DPRD Kotamobagu. Ini berarti PAN tak perlu berkoalisi dengan partai lain untuk mengusung calon sendiri, karena batas minimal untuk mengusung calon hanya empat kursi.

Golkar pun demikian. Dengan modal lima kursi, partai berlambang beringin ini bisa mengusung sendiri calonnya.

Sementara, Partai Demokrat dan PDI Perjuangan masing-masing memiliki tiga kursi. Sedangkan, Gerindra, PKS, Hanura, PKB, sama-sama memiliki dua kursi.


(NIN)