Putaran Ke-2 PDIP Berencana Satukan Koalisi Pemerintah

Anggi Tondi Martaon    •    Kamis, 16 Feb 2017 03:25 WIB
pilgub dki 2017
Putaran Ke-2 PDIP Berencana Satukan Koalisi Pemerintah
Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat. (Ap/Dita Alangkara)

Metrotvnews.com, Jakarta: Penentuan siapa pemenang Pilkada DKI Jakarta kemungkinan akan ditentukan di babak tambahan. Sebab, berdasarkan hasil hitung cepat, tidak ada pasangan calon yang memperoleh 50 persen plus satu suara.

Guna mempersiapkan pemilihan putaran kedua, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, pihaknya kemungkinan akan mempertimbangkan mengajak koalisi pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla bergabung mendukung Basuki Tjahja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot). Dalam Pilkada DKI, koalisi pemerintahan Jokowi-JK minus PKB, PAN dan PPP kubu Romahurmuzi (Romi).

"Mau tidak mau basis pengusung Ahok-Djarot, fundamen partai pengusung Pak Jokowi-JK," kata Hasto di kediaman Megawati Soekarnoputrk di Kebagusan IV, Jakarta Selatan, Rabu 15 Februari 2017.

Hasto mengungkapkan, partai koalisi pemerintah menjadi prioritas untuk diajak berunding mempersiapkan ronde selanjutnya. Seperti diketahui, PKB, PAN dan PPP saat Pilkada DKI putaran pertama mengusung Agus Harimurti Yudhoyono dan Silvyana Murni. 

"Sehingga partai mengusung Jokowi-JK prioritas, seperti PKB, PPP dan PAN akan kita dialog," ungkap dia.

Selain melobi ketiga partai tersebut, Hasto mengungkapkan bawha pihaknya akan mengevaluasi kinerja tim pemenangan. Sehingga dapat ditemukan kekurangan yang harus diperbaiki kedepannya.

"Memantapkan barisan dengan pengusung dan tim relawan dan membentuk tim bersama dan mencermati strategi putran kedua bagaimana jaminan hak konstitusional enggak bisa terhalang aspek teknis," tandas dia.


(LDS)