Emil Mesti Berkomunikasi dengan Partai Lain

   •    Selasa, 21 Mar 2017 07:32 WIB
pilkada jabar
Emil Mesti Berkomunikasi dengan Partai Lain
Ridwan Kamil (kiri) sebelum menghadiri deklarasi sebagai cagub Jawa Barat di Monumen Bandung Lautan Api, Minggu (19/3/2017). Foto: MI/Arya Manggala

Metrotvnews.com, Bandung: Wali Kota Bandung Ridwan Kamil memulai babak baru setelah diusung sebagai bakal calon gubernur Jawa Barat oleh Partai NasDem. Selanjutnya, Emil, sapaan Ridwan Kamil, mesti aktif berkomunikasi dengan partai lain.

"NasDem tidak bisa sendirian mengusung Emil untuk mengikuti Pilkada Jawa Barat 2018 karena jumlah kursi mereka di legislatif hanya lima. Sedangkan untuk bisa mengusung calon, minimal partai politik harus punya 20 kursi di legislatif," kata Guru Besar Ilmu Komunikasi Politik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Karim Suryadi, Selasa 21 Maret 2017.

Partai NasDem dan Emil harus berusaha meyakinkan partai politik lain agar mendukungnya pada Pilkada 2018. Ia berharap, keputusan Emil menerima pinangan Partai NasDem menggugah tokoh dan partai politik lainnya yang masih belum mau berterus terang terkait keputusan politik Pilkada Jawa Barat 2018.

"Meskipun suasana politik di Jawa Barat masih adem ayem, tapi sebenarnya banyak tokoh yang memperlihatkan ingin maju di Pilkada Jawa Barat 2018 dengan berbagai cara seperti ada yang rajin pasang baliho, iklan-iklan di media massa," ujar dia.




Ia menuturkan, meskipun Emil tidak rajin memasang baliho atau memasang iklan di media massa, namun masyarakat dapat menilai rekam jejak seorang Emil dari kinerjanya dalam memimpin Kota Bandung selama ini.

"Harus kita akui bahwa ada perubahan ke arah lebih baik lagi di Kota Bandung dari segi fisik selama Ridwan Kamil memimpin. Ini kita bisa lihat dari renovasi taman dan trotoar," ucap Karim.

Partai NasDem mendeklarasikan Ridwan Kamil sebagai cagub Jawa Barat, Minggu 19 Maret, setelah menyepakati tiga syarat.

Pertama, jika terpilih menjadi gubernur, ia harus bisa menjadikan Jawa Barat sebagai benteng Pancasila. Kedua, tidak bergabung dengan partai mana pun, termasuk NasDem, agar terbebas dari intervensi politik dan golongan.

Syarat ketiga, Ridwan Kamil harus mampu mengonsolidasikan roda pemerintahan di bawah dirinya. (Antara)

 


(TRK)