Berdekatan dengan Pilkada, Idul Fitri Jadi Momentum Penting

M Sholahadhin Azhar    •    Kamis, 14 Jun 2018 19:17 WIB
hari raya idul fitripilkada serentak
Berdekatan dengan Pilkada, Idul Fitri Jadi Momentum Penting
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo--M Sholahadhin Azhar.

Jakarta: Momentum Pilkada pada 27 Juni nanti, berdekatan dengan Idul Fitri besok, Jumat, 15 Juni 2018. Atas dasar itu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo berharap semangat Idul Fitri ikut mewarnai pesta demokrasi yang akan digelar. 

Spirit Idul Fitri yang bertumpu pada silahturahmi, hendaknya menjadi langgam dama atau semangat di Pilkada.

"Berbeda pilihan bukan berarti lalu persaudaraan menjadi terputus. Keberlangsungan hidup, masyarakat dan negara harus  kita jaga bersama," kata Tjahjo, di Jakarta, Kamis, 14 Juni 2018.

Politik, kata dia, harus diwarnai oleh semangat yang baik, sehingga masalah etik tak diabaikan dalam berkontestasi. Menurutnya, ketika Idul Fitri menghadirkan nuansa silahturahmi yang kental, maka Pilkada pun harusnya menghadirkan hal serupa. 

Baca: Cuti Bersama Idulfitri Diharapkan tak Ganggu Persiapan Pilkada

Untuk menegaskan hal ini, Tjahjo mengimbau beberapa hal. Pertama, masyarakat diminta datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat Pilkada.  

Seluruh pemilih harus datang menunaikan hak pilihnya dengan suka ria. "Datanglah dengan suka ria. Silahkan memilih kepala daerah setempat yang akan menjadi pemimpin daerah 5 tahun ke depan, yang bisa menggerakkan pembangunan, pelayanan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menghadirkan rasa aman, tertib dan damai," ucap Tjahjo.

Kedua, ia meminta semua pihak yang terlibat salam Pilkada, memanfaatkan momen Idul Fitri untuk menurunkan tensi politik lokal. Semangat hari raya itu, harus menjadi perekat masyarakat. 

Tjahjo percaya penyelenggara pemilu, baik KPU dan Bawaslu serta aparat TNI, Polri, aparat pemerintah daerah akan bekerja profesional menjalankan perannya secara optimal dalam Pilkada.

"Saya juga yakin  tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh perempuan, pers dan tokoh agama serta lembaga-lembaga keagamana akan bersatu padu memelihara iklim Pilkada serentak 2018 yang kondusif, tertib, lancar, aman dan damai," ujarnya. 



(YDH)