Musa Beberkan Cara Entaskan Kemiskinan di Sumut

Farida Noris    •    Sabtu, 12 May 2018 21:12 WIB
pilkada serentakpilkada 2018
Musa Beberkan Cara Entaskan Kemiskinan di Sumut
Suasana debat kedua Pilgub Sumut 2018. (Medcom.id/Farida Noris)

Medan: Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dinilai perlu untuk mengentaskan kemiskinan. Namun begitu, kehadiran pemerintah jangan sampai membuat masyarakat menjadi manja. 

Hal tersebut diungkap oleh Calon Wakil Gubenur Sumatera Utara nomor urut 1 Musa Rajekshah saat menyampaikan pandangannya dalam debat Publik Kedua Pilkada Sumatera Utara 2018 di Hotel Adi Mulia, Jalan Diponegoro, Medan, Sabtu, 12 Mei 2018.

"Kita berharap, kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat benar-benar dirasakan," kata pria yang akrab disapa Ijeck itu.

Namun demikian, menurut Ijeck, kemiskinan juga perlu dikategorikan agar cara mengatasinya sesuai. Hal ini agar memudahkan pencarian solusi bagi masalah pengentasan kemiskinan. 

Ijeck mengatakan, kemiskinan bisa dibagi menjadi dua kategori. Pertama, yakni kemiskinan lantaran tidak ada lapangan kerja.

"Kedua yakni karena umurnya sudah tidak mampu untuk beraktivitas," tutur dia.

Oleh karena itu, perlu disiapkan opsi-opsi yang sesuai dengan kondisi di atas. Lapangan pekerjaan harus disiapkan berbarengan dengan menyiapkan tenaga kerja itu sendiri. Menurut dia, penyiapan tenaga kerja perlu dilakukan agar nantinya hasilnya tidak sebatas buruh kasar.

Sementara itu, bagi orang tua yang tidak bisa bekerja, ia memiliki program untuk membangun rumah singgah. Ia menjamin, jika pemerintah akan menanggung beban biaya rumah singgah. 

"Ini akan jadi jalan keluar bagi masyarakat kita. Apa yang disampaikan tadi, yang penting, pemerintah jangan berikan ikan, tapi pancing, supaya mereka tidak sebatas berpangku tangan. Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat dan memberi jawaban tentang kemiskinan ini," pungkasnya.


(DMR)