Dedi Mulyadi Tunggu Keputusan DPP Golkar

Nur Azizah    •    Jumat, 29 Sep 2017 07:42 WIB
pilgub jabar 2018
Dedi Mulyadi Tunggu Keputusan DPP Golkar
Dedi Mulyadi/ANT/Agus Bebeng

Metrotvnews.com, Jakarta: Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menunggu rekomendasi resmi Partai Golkar untuk maju dalam Pilgub Jabar 2018. Ia berkeinginan tetap maju melalui partai berlambang pohon beringin itu.

"Tapi kan kita nunggu dulu DPP seperti apa buat saya," tegas Dedi di Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat, Kamis 28 September 2017.

Dedi mengaku tak ingin tergesa-gesa. Sebagai kader, dia hanya bisa menunggu.

Meski ingin maju dari Partai Golkar, bukan berarti Dedi menutup komunikasi dengan partai lain. Dia mengaku sering berkomunikasi dengan pimpinan partai di daerah.

"Kalau komunikasi ya komunikasi. Karena juga ketua DPD I teman saya semua," ucap dia.

Keinginan Dedi diusung Partai Golkar bukan tanpa kendala. Oknum tak bertanggung jawab tiba-tiba muncul. Dedi sempat dimintai mahar Rp10 miliar bila ingin direkomendasikan sebagai kandidat.

Sandungan tak berhenti di situ. Surat keputusan DPP Golkar menetapkan Ridwan Kamil dan Daniel Mutaqien Syafiuddin sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Barat mendadak beredar. Surat berstatus rahasia itu ditandatangani Ketua Umum Golkar Setya Novanto dan Sekjen Golkar Idrus Marham.

Namun, surat tidak mencantumkan nomor serta tanggal penetapan keputusan. Surat ditembuskan ke beberapa pihak seperti Ketua Harian DPP Partai Golkar, Ketua Korbid PP Indonesia-I DPP Partai Golkar, Ketua Bidang PP Jawa I DPP Partai Golkar, Bendahara DPP Partai Golkar, dan DPD Partai Golkar Kabupaten/Kota se-Provinsi Jawa Barat.

DPD Partai Golkar Jawa Barat melaporkan dugaan pemalsuan surat dukungan ke Polda Jawa Barat, Senin 25 September 2017. Surat tersebut dinilai melanggar Undang-undang ITE. Mereka berharap Polda Jabar menemukan pembuat surat palsu.


(OJE)