Respons Jokowi soal Isu Keterlibatan JK Mencalonkan Anies

Achmad Zulfikar Fazli    •    Minggu, 07 May 2017 14:09 WIB
pilgub dki 2017
Respons Jokowi soal Isu Keterlibatan JK Mencalonkan Anies
Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Widodo (tengah)/MTVN/Achmad Zulfikar Fazli

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo tak mau mengomentari isu keterlibatan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam pencalonan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di Pilgub DKI Jakarta 2017. Ia meminta persoalan tersebut ditanya langsung kepada yang bersangkutan.

"Minta tanggapan ke pak Wapres saja," tegas Presiden saat kunjungan kerja di Taman Bumbu, Kalimantan Selatan, Minggu 7 Mei 2017.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu hanya melempar senyum saat disinggung soal intervensi Kalla.

Dukungan JK kepada Anies-Sandi terungkap dari omongan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Zulkifli di Gedung Nusantara V Kompleks Parlemen, Senayan, membuka cerita soal proses pemilihan Anies sebagai pasangan Sandiaga.

Intinya, kata Zulkifli, peta politik mulai berubah ketika Jusuf Kalla menelepon Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Telepon yang kemudian dianggap intervensi itu terjadi antara pukul 12 hingga pukul 1 malam, di detik-detik terakhir partai memutuskan siapa yang diusung.

"Saya kan suka terus terang. Pak JK boleh enggak ngaku, saya dengar kok teleponnya. Pak JK lah yang meyakinkan sehingga berubah lah (keputusan sehingga Anies diputus maju)," ucap Zulkifli, beberapa waktu lalu.

Kalla membantah tudingan itu. Mantan Ketua Umum Golkar tersebut menegaskan sama sekali tak mengintervensi partai politik untuk mengusung Anies Rasyid Baswedan dalam Pilgub DKI 2017.

"Kalau orang berbicara, emangnya intervensi? Masa saya tidak bisa bicara? Kalau saya bicara sama anda, intervensi tidak? Tidak kan? Apa salahnya, semua teman saya," kata Kalla di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis 5 April 2017.

Kalla melihat potensi yang ada pada Anies Baswedan. Anies merupakan sosok penting saat pemilihan presiden 2014 karena dekat dengan Presiden Joko Widodo. Anies juga sangat moderat, sehingga dinilai cocok bertarung di Ibu Kota.

Kombinasi Anies dan Sandiaga Salahuddin Uno pun dinilai klop. Sandiaga seorang pengusaha sukses dengan segudang pengalaman. Singkatnya, pria asal Makassar itu menilai pasangan tersebut bisa mengurusi keruwetan di Ibu Kota dengan tenang dan damai.


(OJE)