Nurdin Halid Bungah Dapat Nomor Urut 1

Andi Aan Pranata    •    Selasa, 13 Feb 2018 15:36 WIB
pilkada serentakpilkada 2018
Nurdin Halid Bungah Dapat Nomor Urut 1
omisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan menetapkan nomor urut empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, di Hotel Four Points Makassar, Selasa, 13 Februari 2018. Medcom.id.Andi

Makassar: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan menetapkan nomor urut empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, di Hotel Four Points Makassar, Selasa, 13 Februari 2018. Penetapan digelar melalui rapat pleno terbuka yang dihadiri para kandidat beserta pendukung.

Berdasarkan hasil pengundian, pasangan Nurdin Halid dan Aziz Qahhar Mudzakkar mendapatkan nomor urut satu. Pasangan ini diusung Partai Golkar, NasDem, Hanura, PKB, dan PKPI.

Pasangan yang diusung Gerindra, PPP dan PBB, yakni Agus Arifin Nu'mang-Tanribali Lamo mendapat nomor urut dua. Lalu Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman sebagai usungan PAN, PDIP, dan PKS, mendapat nomor urut tiga.

Satu-satunya pasangan calon dari jalur perseorangan, Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar mendapat nomor urut empat.

Nurdin Halid, usai pengundian mengatakan, nomor urut satu merupakan nomor yang diidam-idamkan. Sebelum penetapan, dia dan Aziz mengaku selalu berdoa untuk dapat nomor ini. Alasannya, satu merupakan angka yang terbaik dibandingkan lainnya.

"Meski semua nomor sama baiknya, tapi di pilgub kita mencari Sulsel Satu. Jadi sekarang masyarakat tidak perlu susah mencari pemimpin karena sudah ada kami yang nomor satu," kata Nurdin kepada wartawan.

Terpisah, calon gubernur nomor 3 Nurdin Abdullah menyatakan dari awal tidak mempersoalkan pengundian nomor. Nomor yang didapatkan dianggap sebagai yang terbaik untuk dia dan Sudirman.

"Yang penting disyukuri. Sekarang bagaimana kita melangkah bersama untuk meraih kemenangan," ujar Nurdin Abdullah.

Ketua KPU Sulsel Iqbal Latief mengibaratkan Pilgub Sulsel 2018 sebagai pertandingan yang sudah memasuki tahapan kualifikasi. Finalnya pada pemungutan suara 27 Juni mendatang. Empat pasangan calon kini diberi kesempatan merebut simpati masyarakat melalui tahapan kampanye.

"Tantangan terbesar kami di penyelenggara pemilu adalah meningkatkan partisipasi pemilih, karena di dua pelaksanaan terakhir selalu menurun. Untuk itu kami mengajak para kandidat untuk ikut aktif bersosialisasi di masyarakat," kata Iqbal.



(ALB)