Djan Faridz: Ahok-Djarot Pro Islam

Dian Ihsan Siregar    •    Sabtu, 18 Mar 2017 13:23 WIB
pilkada dki 2017
Djan Faridz: Ahok-Djarot Pro Islam
Ketua umum PPP Djan Faridz menyampaikan pidato politik saat launching unit khusus tim reaksi cepat relawan Bhineka Tunggal Ika, Sabtu (18/3/2017). Foto: MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Umum PPP versi muktamar Jakarta Djan Faridz berencana meminta dukungan kepada 2.500 warga untuk memasang spanduk bahwa pasangan calon kepala daerah DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat sangat pro Islam. 

Apalagi, kata dia, pasangan ini telah meneken kesepakatan dengan partai berlambang Kabah untuk mementingkan umat Islam.

"Sebanyak 2.500 rumah akan dipasang spanduk. Satu rumah satu spanduk. Spanduk itu menjelaskan kalau Ahok sangat pro Islam. Gak menyatakan pilih Ahok jadi gubernur. Mereka sepakat untuk umat Islam. Pasangnya jangan di pagar. Tapi di area rumah," kata Djan, ditemui dalam acara peresmian 'Relawan Badja Bhinneka Tunggal Ika' di bilangan Menteng, Jakarta, Sabtu 18 Maret 2017.

Mengapa jangan pasang di pagar rumah, Djan bilang, karena tidak sesuai dengan regulasi atau aturan yang sudah ada di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Ini kan rumah kita, pasang spanduk islami. Masa ga boleh. Ibu-ibu siap pasang? Harus siap," ujar Djan.

Baca: PPP Kubu Djan Pecat Lulung

Kesepakatan antara Ahok dan Djan antara lai memberi gaji bulanan untuk marbot masjid dan lain-lain. Dengan begitu, pengurus masjid bisa lebih baik kehidupannya.

"Hok gue gak bisa kawin sama lo, ya udah deh bikin kontrak politik menyatakan dukung umat Islam. Marbot, gaji bulanan, ini ahok China mau janji marbot dll gaji bulanan. Pasti bawa manfaat untuk umat Islam," kata Djan.

Dia juga mengharapkan agar masyarakat menurunkan spanduk yang berbau SARA. "Ingat kita ini sedang menghadapi pilkada yang harus adil dan jujur," ujar dia.

 


(UWA)