Penjelasan Lengkap KPU DKI soal Insiden Ahok-Djarot Walk Out

Arga sumantri    •    Senin, 06 Mar 2017 01:15 WIB
pilgub dki 2017
Penjelasan Lengkap KPU DKI soal Insiden Ahok-Djarot Walk Out
Pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat. MI/Galih Pradipta.

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta mengklarifikasi terkait molornya Rapat Pleno Terbuka putaran kedua Pilgub DKI pada Sabtu 4 Maret 2017. Insiden itu menjadi penyebab pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat walk out dari lokasi rapat, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.

Kepala Bagian Hukum, Teknis dan Humas KPU DKI, Sahruni menegaskan, terdapat miskomunikasi dalam kasus itu. Sebagaimana terlampir dalam surat undangan, acara seremonial rapat pleno terbuka dijadwalkan mulai pukul 19.30 WIB di Ruang Flores Hotel Borobudur.

"Adapun audiens diundang sejak pukul 18.00 sampai dengan pukul 19.30 WIB dengan maksud untuk registrasi dan makan malam yang disiapkan panitia," kata Sahruni dalam keterangannya, Minggu 5 Maret 2017.

Sahruni mengatakan Ketua KPU DKI Sumarno dan jajaran anggota, juga panitia sudah berada di lokasi beberapa jam sebelum acara dimulai. Makan malam untuk undangan atau audiens disiapkan di luar Ruang Flores. Sementara makan malam untuk pasangan calon disiapkan di ruangan VIP yang ada di lantai I.

Menurut keterangan panitia, kata Sahruni, sekira pukul 19.00 WIB Djarot sudah hadir di lokasi. Namun, Djarot hanya datang sendiri kala itu.

"Tidak lama kemudian Bapak Djarot keluar ruangan bersama Tim Kampanye Nomor Urut Dua. Panitia KPU DKI Jakarta tidak mengetahui kemana Pak Djarot pergi," ujar Sahruni.

Pukul 19.15 WIB, pasangan calon nomor urut 3, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno hadir di lokasi. Sesaat usai tiba, Anies-Sandi melakukan sesi wawancara dengan wartawan.

Pukul 19.30 WIB, Ketua KPU DKI Sumarno dan beberapa Anggota sudah berada di Ballroom. Sumarno juga sempat melakukan sesi wawancara dengan awak media di sekitar Ballroom. Tidak lama kemudian, Sumarno kembali ke ruang VIP khusus undangan KPU, dan tidak ke ruangan VIP Paslon.

Pada jam yang sama, Sahruni menyatakan, panitia berusaha menghubungi Liasion Officer (LO) Ahok-Djarot, yakni Irvan Habibi alias Ucok. Namun, tidak berhasil dihubungi.

"Sehingga rapat belum bisa dimulai, menunggu hingga semua Paslon ada di dalam ruang rapat," lanjut Sahruni.

Pukul 19.50 WIB, Sahruni bilang Ahok-Djarot masuk ke Ballroom menemui Anggota KPU dan langsung melakukan protes. Ahok-Djarot kemudian masuk ke ruang VIP khusus undangan KPU. Sahruni menyebut Ahok-Djarot kembali melakukan protes kepada Sumarno karena acara belum dimulai.

Sahruni menyatakan, panitia tidak mengetahui kalau Ahok sudah datang sebelum pukul 19.50 WIB. Menurut dia, Ahok tidak terpantau datang lantaran tidak melalui jalur registrasi panitia seperti yang dilakukan Djarot. Kemungkinan besar, kata Sahruni, protokoler Timses Paslon nomor urut dua itu mengarahkan Ahok langsung ke ruangan yang disiapkan oleh tim Ahok-Djarot.

"Pukul 19.55-an, Paslon nomor urut 2 meninggalkan ruangan acara Flores Ballroom," ungkapnya.

Atas peristiwa itu, KPU DKI, kata dia, mengakui telah terjadi kesalahpahaman. Menurutnya Rapat pleno terbuka baru bisa dimulai jika semua Paslon sudah hadir di ruangan.

Sekira pukul 20.05 WIB, KPU DKI memulai rapat pleno terbuka. Namun, dari kubu Ahok-Djarot, rapat hanya dihadiri oleh tim kampanye.

"Ketua dan Anggota KPU DKI Jakarta beserta jajarannya memohon maaf sebesar-besarnya kepada Bapak Basuki T Purnama dan Bapak Djarot Saeful Hidayat atas insiden keterlambatan memulai acara selama 30 menit dan bertekad untuk melakukan perbaikan dalam penyelenggaraan acara berikutnya," ujarnya.

Ahok-Djarot memutuskan walk out dari rapat pleno terbuka putaran kedua Pilgub DKI, Sabtu 4 Maret, lantaran dinilai molor dari jadwal. Saat itu, ada tiga agenda, yakni rapat pleno terbuka penetapan peserta Pilgub DKI putaran kedua, penyerahan nomor urut pasangan calon untuk putaran kedua, dan launching tahapan Pilgub DKI putaran kedua. Meski demikian, acara tetap berlangsung.


(DHI)