Ricuh saat Undian Nomor Urut Pilbup Bogor Berbuntut Panjang

Rizky Dewantara    •    Selasa, 13 Feb 2018 21:49 WIB
pilkada serentakpilkada 2018
Ricuh saat Undian Nomor Urut Pilbup Bogor Berbuntut Panjang
Pihak kepolisian mengamankan suasana yang sempat memanas akibat insiden pengeroyokan anggota ormas. Foto: Medcom.id/Rizky Dewantara

Bogor: Ricuh saat pengundian nomor urut Pemilihan Bupati Bogor 2018 berbuntut panjang. Ahmad Tarmiji Islami Nasution yang menjadi korban kekerasan saat mendampingi salah satu paslon melaporkan anggota Pemuda Pancasila (PP) ke Polres Bogor, dengan nomor LP/B/141/II/2018/JBR/RES BGR.

Ahmad Tarmizi dikeroyok sejumlah anggota ormas di area perkatoran Bupati Bogor saat prosesi pengambilan nomor urut. Kuasa Hukum Ahmad, Usep Supratman mengatakan, pihaknya telah melaporkan kejadian yang dialami simpatisan Ade Yasin (AY) tersebut ke penegak hukum.

"Kami sudah melaporkan oknum omas tersebut yang diduga telah melakukan tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan terhadap simpatisan AY," ujar Usep di kantor Rahmat Yasin Center (RYS) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa, 13 Februari 2018.

Usep juga menjelaskan, tindak pidana terlapor yang diduga telah melakukan tindak pidana KUHP 170 dan 351. "Dugaan kasus ini merupakan tindak pidana murni. Jadi, kalaupun ada perdamaian, kepolisian wajib terus memproses perkara ini," tegas dia.


Cuplikan video yang direkam saat kericuhan terjadi. Foto: Medcom.id/Rizky Dewantara

Kejadian yang dialami tersebut, lanjutnya, diduga dilakukan anggota sekelompok ormas yang juga diikuti oleh kliennya. Pengeroyokan tersebut awalnya dikira gurauan belaka. Sebab, Ahmad Tarmizi dan pelaku berasal dari organisasi yang sama.

"Alhamdullilah simpatisan AY yang lain tidak terpancing dan jutru mengambil langkah yang elegan dengan menjunjung tinggi hukum," terangnya.

Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Bogor, M. Yunus telah mengimbau anggotanya yang akan mengikuti prosesi pengambilan nomor urut calon Bupati dan Wabup Bogor. Dia tidak ingin ada orang tidak berlatar belakang tidak jelas menyusup

"Saya memberikan arahan agar jangan terpancing oleh oknum-oknum PP yang tidak jelas," tegas Yunus di kantor Majelis Pimpinan Cabang (MPC) PP Kabupaten Bogor, Cibinong, Jawa Barat.


Laporan polisi yang yang masuk atas pengeroyokan ke Ahmad Tarmizi. Foto: Medcom.id/Rizky Dewantara

Kapolres Bogor, AKBP Andy M Dicky mengutarakan, pihaknya mengimbau agar para ormas tetap menjaga kondusifitas di wilayah hukum Polres Bogor. Dia berencana memediasi insiden tersebut.

"Karena ini ada masalah diinternal organisasi yang terpecah dalam Pilkada. Jangan sampai Pilkada ini jadi memutuskan silahturahmi, perpecahan dan lain-lain," tegas Dicky di gedung Tegar Beriman.

Dicky juga mengungkapkan, pihaknya akan melakukan penekanan pada seluruh elemen masyarakat Bumi Tegar Beriman. Kepolisian akan menyosialisasikan ke tokoh masyarakat, ulama, ormas dan paslon untuk menghindari potensi konflik selama pilkada.


(SUR)