Djarot Pulang ke Jakarta

Farida Noris    •    Jumat, 29 Jun 2018 14:26 WIB
pilkada serentakpilgub sumut 2018
Djarot Pulang ke Jakarta
Djarot Saiful Hidayat--MI/Galih Pradipta

Medan: Hasil penghitungan cepat (quick count) pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara terus berjalan. Meski begitu, perolehan suara pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) tetap memimpin atas pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djoss).

Ketua Tim Kampanye Djoss Djumiran Abdi mengatakan masih tetap menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara. "Kita tetap menghargai apapun hasilnya. Tapi yang pasti, kita menunggu saja hasil KPU Sumut," ucap Djumiran Abdi, Jumat, 29 Juni 2018.

Beredar kabar, atas hasil quick count ini, Djarot dipanggil DPP PDI Perjuangan pulang ke Jakarta untuk evaluasi dan melaporkan semua hasil Pilgub Sumut. Djumiran membantahnya.

"Memang beliau balik ke Jakarta jam 09.00 WIB. Tapi jangan dikait-kaitkan dengan apa-apa. Karena jauh sebelum itu, beliau sudah bilang ke saya "Pak Djum, saya tanggal 29 pulang"," kata Djumiran Abdi.

Menurut Djumiran, kembalinya Djarot ke Jakarta karena harus menghadiri pertemuan orangtua, sebab salah seorang anaknya mendapat beasiswa ke Meksiko.

"Karena ada acara pertemuan orangtua dari anak-anak yang mendapat beasiswa ke Meksiko. Jadi anaknya dapat beasiswa ke Meksiko. Bukan karena dipanggil DPP PDI Perjuangan. Setahu saya begitu," urainya.

Djumiran mengaku Djarot akan kembali lagi ke Medan dalam waktu dekat. "Balik ke Medan tanggal 3 atau 4 Juli. Jadi ngapain di sini (Medan), karena hanya tinggal menunggu pengumuman KPU, bukan ada yang mau dikerjakan," pungkasnya. 

Hasil penghitungan cepat ini memang mengejutkan tim PDI Perjuangan, salah satu partai politik yang mengusung pasangan Djarot-Sihar Sitorus. Bahkan bagi Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Hasto Kristiyanto perolehan suara Djarot juga sudah sangat mengejutkan.

"Ada beberapa daerah yang jadi perhatian dari PDI Perjuangan tentang Sumatera Utara tentang hasilnya memang begitu mengejutkan," ucap Hasto. 



Hasil penghitungan sementara yang diakses dari website KPU Sumut di situs
https://infopemilu.kpu.go.id/pilkada2018/hasil/cepat/t1/sumatera_utara, Jumat, 29 Juni 2018 pukul 12.00 WIB, pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah unggul dari pasangan Djarot Saiful Hidayat -Sihar Sitorus. 

Data yang masuk sudah 90,49 persen dari 27.479 TPS. Namun Eramas tetap lebih unggul yakni memperoleh 2.978.108 suara atau sekitar 57,66 persen. Sedangkan pasangan Djoss hanya memperoleh 2.186.862 suara atau 42,34 persen.


(YDH)