PDIP Mulai Merapat ke PKB di Pilkada Jatim

Antara    •    Rabu, 04 Oct 2017 00:29 WIB
pilkada serentakpilkada 2018
PDIP Mulai Merapat ke PKB di Pilkada Jatim
Wasekjen PDI P Ahmad Basarah--MI/Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Surabaya: DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mengisyaratkan bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa pada Pilkada Jawa Timur 2018.

"Lihat saja nanti persatuan umat NU dan kaum Marhaen di Jatim," kata Wasekjen PDIP Ahmad Basarah di Surabaya, seperti dikutip dari Antara, Selasa, 3 Oktober 2017.

Basarah berharap PDIP dan PKB berhasil memenangi kontestasi Pilkada Jatim. Apalagi, partai banteng merah itu juga terus memantapkan konsolidasi dengan partai politik lain.

Basarah melanjutkan, partainya juga telah mengisyaratkan bakal mengusung Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah bersama PKB. Saifullah atau Gus Ipul bakal diusung sebagai calon gubernur, sementara calon wakil gubernurnya masih digodok.

Baca: Jelang Pilgub, Wasekjen PDIP Safari ke Kiai di Jatim

Terdapat empat nama yang sedang dimatangkan, kata dia, yaitu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Bupati Ngawi Budi Sulistyono, Ketua PDIP Jatim Kusnadi dan Sekretaris PDIP Jatim Sri Untari.

Sementara itu, Pilkada Jatim merupakan bagian tak terpisahkan dari konstelasi politik nasional sehingga membutuhkan peningkatan kerja sama antara nasionalis dan golongan Islam.

"Ini dalam rangka menjaga rongrongan kelompok yang ingin mengubah ideologi Pancasila," kata politikus yang juga Ketua Umum PP PA Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) tersebut.

Baca: Khofifah Melenggang ke Pilgub Jatim

Pada kesempatan tersebut, Basarah juga menyampaikan bahwa Jatim diwakili kekuatan besar kaum nasionalis dan Islam, yakni PKB dan PDIP, dengan mengusung bakal Calon Gubernur yang didukung kiai Nahdlatul Ulama (NU).

"Saya sudah laporkan ke ketua umum DPP PDIP. Nanti rekomendasi akan keluar sepaket pasangan. Posisinya sekarang masih penggodokan wakil dan kiai NU sudah menyerahkannya ke Ibu Mega," kata pimpinan PDIP yang diutus khusus oleh Megawati untuk meminta masukan ke kiai NU terkait nama Cagub Jatim beberapa waktu lalu tersebut.


 


(DMR)