Debat Pilgub Jabar 2018

"Pembagian Kue Ekonomi Jabar Belum Merata"

Surya Perkasa    •    Senin, 12 Mar 2018 21:01 WIB
pilkada serentakpilkada 2018pilgub jabar 2018
Pasangan calon nomor urut dua Tb Hasanuddin-Anton Charliyan. Foto: MI/Barry Fathahillah

Bandung: Calon nomor urut dua Gubernur Tb Hasanuddin menilai ada dua perkara yang menyebabkan tingginya kesenjangan sosial dan pengangguran di Jawa Barat.

"Kurangnya partisipasi publik terhadap pembangunan dan penempatan kue ekonomi yang tidak merata," kata Tb Hasanuddin  dalam debat di Sasana Budaya Ganesha, Senin, 12 Maret 2018.

Tb Hasanuddin menyebut hal ini bisa disebabkan oleh kuat-lemahnya kepemimpinan kepala daerah. Pengangguran, kemiskinan dan angka kesenjangan sosial yang tinggi di Jabar sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala daerah.

Dia pun menyindir kepala daerah Jawa Barat banya ikut berkompetisi di Pilkada Jabar 2018. "Nah ini pengaruh bapak-bapak di kanan dan kiri," kata Tb Hasanuddin disambut riuh penonton.

Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Anton Charliyan menambahkan, paslon 'Hasanah' berjanji membuat beragam terobosan untuk
menghadapi dunia digital. "Karena ada disruption, pekerjaan yang di dunia digital mengganggu perekonomian," kata mantan Kapolda Jabar.

Salah satunya dengan program 'Edun', singkatan dari ekonomi, dunia, dan network. Program ini akan mendorong ekonomi Jawa Barat dengan memanfaatkan jaringan dunia maya.

 


(SUR)