Survei: Ridwan Kamil Dinilai Paling Perhatian

Dheri Agriesta    •    Selasa, 05 Dec 2017 16:47 WIB
pilgub jabar 2018
Survei: Ridwan Kamil Dinilai Paling Perhatian
Bakal calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (tengah) disambut para santri saat mengunjungi Ponpes Gegempalan, Desa Maparah, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Foto: MI/Adi Kristiadi.

Jakarta: Calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kami dinilai sebagai sosok yang paling peduli dan perhatian kepada rakyat. Hal itu terlihat dalam survei Poltracking Indonesia soal elektabilitas kandidat gubernur dan preferensi pemilih pilkada Jawa Barat 2018. 

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yudha menyebut pihaknya mencari tahu karakter yang paling penting untuk dimiliki pemimpin Jawa Barat. Ridwan Kamil pun menjadi sosok yang paling memenuhi sebelas karakter ideal pemimpin.

"Ridwan Kamil merupakan figur kandidat paling dipersepsikan publik memiliki semua kualitas personal," kata Hanta di Hotel Sari Pan Pacific, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa, 5 Desember 2017.

Berdasarkan survei, Ridwan memperoleh 42,7 persen untuk karakter peduli dan perhatian. Dia disusul Deddy Mizwar dengan perolehan 20,2 persen dan Dedi Mulyadi dengan 12,6 persen.

Ridwan juga dianggap sebagai sosok yang jujur dan bersih dan korupsi dengan perolehan suara sebesar 42,6 persen responden. Saat ditanyakan sosok yang berprestasi, Ridwan Kamil memperoleh 49,1 persen suara.

Wali Kota Bandung itu juga memdominasi sebagai sosok yang mampu memimpin, pintar, dan berwawasan luas. Dia juga disebut sebagai sosok yang berpenampilan menarik oleh 47,7 persen responden.

Selain itu, sebanyak 45,3 persen menilai Ridwan sebagai sosok yang cerdas. Sebanyak 32,3 persen responden pun menilai Ridwan adalah sosok yang masih mempertahankan budaya Sunda.

"Dalam aspek religius, Ridwan Kamil unggul dengan perolehan 33,6 persen dibanding Deddy Mizwar (30,9 persen). Begitu juga dalam aspek membela umat Islam, Ridwan Kamil 27,3 persen dan Deddy Mizwar 24,1 persen," jelas Hanta.

Baca: Elektabilitas Emil-Daniel Ungguli Demiz-Ahmad Syaikhu

Survei dilaksanakan pada 10 hingga 15 November 2017 dengan responden sebanyak 1.200 orang. Survei ini menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error sebesar 2,8 persen.

Populasi survei adalah warga negara Indonesia di Jawa Barat yang sudah mempunyai hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner.





(OGI)