Dari Pengusaha hingga Pengacara Daftar Pilbup Tegal ke PDIP

Kuntoro Tayubi    •    Minggu, 16 Jul 2017 17:06 WIB
pilkada 2018
Dari Pengusaha hingga Pengacara Daftar Pilbup Tegal ke PDIP
Toipin mengambil formulir pendaftaran bakal calon Bupati Tegal di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. (Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi)

Metrotvnews.com, Tegal: Sedikitnya lima orang mendaftarkan diri di Sekretariat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Tegal untuk Pilkada 2018. Kelima tokoh ini berharap bisa bertarung dengan mengendarai partai berlambang banteng moncong putih itu. 

"Sampai siang hari ini, sudah ada lima orang yang mendaftarkan diri ke kantor kami," kata Ketua Tim Pendaftaran Penjaringan dan Penyaringan Balon Bupati dan Wakil Bupati dari PDI Perjuangan Kabupaten Tegal, Rustoyo, Minggu, 16 Juli 2017.

Rustoyo menyebutkan, kelima tokoh itu adalah, Dokter Edi Utomo (Direktur PO Dewi Sri), Haron Bagas Prakosa (mantan Sekda Kabupaten Tegal), Urip Haryanto (Ketua Umum Ormas Pilar NKRI warga Margasari), Toipin (Pengacara dari Jatinegara Kabupaten Tegal), dan dr Budi Sutrisno (mantan Anggota DPRD Kabupaten Tegal dari Partai Gerindra Tahun 2009-2014). Menurut Rustoyo, kelima orang itu baru mengambil formulir pendaftaran.

"Mereka baru mengambil formulirnya saja. Nanti formulir itu diserahkan ke kita lagi," kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tegal ini.

Dia menjelaskan, pengembalian formulir dan berkas, diberi waktu selama dua pekan terhitung dari pengambilan formulir. 

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal ini mengungkapkan, pendaftaran atau pengambilan formulir akan ditutup pada 18 Juli 2017. Dia berharap, jumlah pendaftar minimal 10 orang sampai dengan penutupan nanti. Sehingga, banyak pilihan untuk menetapkan calon yang sesuai dengan visi dan misi partainya. 

Sementara, salah satu pendaftar, Toipin mengaku nekat mengambil formulir untuk maju dalam pilkada nanti. Upaya untuk bertarung dalam pesta demokrasi itu, warga Desa Kedungwungu, Kecamatan Jatinegara ini mengaku sudah mengantongi visi dan misinya. 

"Visi saya, ingin membangun Kabupaten Tegal supaya maju, mandiri, berdaya saing, dan sejahtera," kata pria yang berprofesi sebagai pengacara ini.


(SAN)