Sudirman Ingin Perempuan Jadi Pondasi Pembangunan Jateng

Mustholih    •    Sabtu, 07 Apr 2018 17:46 WIB
pilkada serentakpilkada 2018pilgub jateng 2018
Sudirman Ingin Perempuan Jadi Pondasi Pembangunan Jateng
Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said dalam deklarasi Relawan Perempuan Mukti di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, 7 April 2018. Foto: Mustholih

Semarang: Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said akan memberi porsi lebih bagi kaum perempuan dalam membangun Jateng. Menurut Sudirman, kaum perempuan merupakan kelompok masyarakat yang terbukti ulet dan tekun dalam bekerja.

"Tinggal pemerintah memberi fasilitas dan program yang baik, dan anggaran yang dialokasikan dengan baik. Kalau itu dilakukan, peran perempuan makin besar bagi memajukan provinsi ini," kata Sudirman dalam deklarasi Relawan Perempuan Mukti di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, 7 April 2018.

Sudirman berjanji bakal menyusun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah yang pro-perempuan. Misalnya, membentuk sejuta wirausahawan perempuan, meningkatkan fasilitas dan akses pelayanan kesehatan, dan membangun penguatan perempuan sebagai soko guru pergerakan pembangunan Jateng.

"Kita ingin tempatkan perempuan tulang punggung pembangunan. APBD kita akan pro-perempuan, di samping pro-wong cilik," ujar Sudirman menegaskan.

Ketua Relawan Perempuan Mukti Luluk Nur Hamidah menuturkan APBD Jateng sebesar Rp23,613 triliun ternyata belum mampu memberi perlindungan bagi kaum perempuan dalam menjalankan fungsi sosial dan profesional mereka. APBD Jateng pada 2017 hanya mengalokasikan anggaran sebesar 0,0029 persen atau Rp700 juta rupiah untuk kesejahteraan perempuan dan anak.

"Angka ini tidak memadai jika dibanding dengan angka kekerasan terhadap perempuan di Jateng yang terus meningkat," ungkap Luluk.

Angka kekerasan perempuan di Jateng pada 2024, mencapai 460 kasus; sedangkan 2015 meningkat menjadi 477 kasus. Sepanjang November 2015 hingga Oktober 2016 meningkat lagi menjadi 871 kasus.

"Pada 2017, 704 perempuan menjadi korban kekerasan di Jateng. Artinya, Jateng tidak aman bagi perempuan," jelas Luluk.

Menurut Luluk, Pilkada Jateng 2018 merupakan momen penting memilih pemimpin yang berpihak pada perempuan, anak, dan keluarga.


(SUR)