Ketua RT 05 Pondok Pinang Diperiksa Panwaslu Jaksel

Arga sumantri    •    Rabu, 15 Mar 2017 15:50 WIB
pilkada dki 2017
Ketua RT 05 Pondok Pinang Diperiksa Panwaslu Jaksel
Makmun Akhyar (baju putih), ketua RT 05/02 Pondok Pinang. Foto: Metrotvnews.com/Arga

Metrotvnews.com, Jakarta: Makmun Akhyar, Ketua RT 05/02 Pondok Pinang, Jakarta Selatan, diperiksa Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI. Pemeriksaan buntut dari surat pernyataan dukungan pasangan calon tertentu yang diberikan Makmun pada warganya, Yoyo Sudaryo.

Pantauan Metrotvnews.com, sekira pukul 14.00 WIB, Makmun tiba di kantor Panwaslu Jakarta Selatan. Dia datang bersama perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Darussalam, Pondok Pinang.

"Ada pak Ghofur (Ketua DKM) dan Firmansyah (Sekretaris DKM)," kata Ketua Panwaslu Jakarta Selatan, Ahmad Ari Masyhuri, di kantornya, Warung Buncit, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu 15 Maret 2017.

Ketiganya, kata Ahmad Ari, ditanyai seputar peristiwa adanya surat pernyataan dukungan terhadap paslon tertentu di Pondok Pinang. Khusus pengurus DKM, bakal ditanyai juga soal pemasangan spanduk bernada provokatif yang ramai diperbincangkan.

"Kita dalami itu," ucap Ahmad Ari.

Makmun Akhyar diketahui memberikan surat pernyataan kepada Yoyo Sudaryo. Surat pernyataan itu intinya meminta komitmen Yoyo memilih pasangan calon gubernur muslim di putaran kedua Pilkada DKI.

Baca: Larangan Salatkan Jenazah Ancam Demokrasi

Ironisnya, surat diberikan di tengah suasana duka keluarga Yoyo, Kamis 9 Maret. Kala itu, mertua Yoyo, Siti Rohbaniah, 80, meninggal dunia.

Saat hendak disalatkan di masjid terdekat, Yoyo dan keluarga harus menunggu lebih dari satu jam. Jenazah nenek Siti pun sempat didiamkan di rumah.

Makmun datang membawa surat pernyataan yang ditulis tangan dan minta Yoyo meneken surat tersebut di atas materai. Berkaitan atau tidak, lima sampai sepuluh menit kemudian jenazah Nenek Siti langsung diurus dan dibawa ke masjid untuk disalatkan.




(UWA)