Ahmad Muzani: Gerindra Belum Mendukung Siapapun di Pilgub Jabar

M Rodhi Aulia    •    Rabu, 13 Sep 2017 12:36 WIB
pilkada serentakpilkada 2018pilkada jabar
Ahmad Muzani: Gerindra Belum Mendukung Siapapun di Pilgub Jabar
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani--MI/Susanto

Metrotvnews.com, Jakarta: DPD Gerindra Jawa Barat mencabut dukungan terhadap pasangan Deddy Mizwar (Demiz)-Ahmad Syaikhu. Hal tersebut dibantah Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani.

Menurut Muzani, sejak awal memang belum ada dukungan resmi kepada bakal pasangan cagub dan cawagub tersebut. "Yang disebut dukungan itu adalah menurut Undang-undang adalah format KPU. Format KPU sampai sekarang Gerindra belum mengeluarkan dukungan kepada siapapun," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 13 September 2017.

Baca: DPD Gerindra Dukung Mulyadi di Pilgub Jabar

PKS pun yang disebut-sebut akan mendukung pasangan itu juga belum pernah mengeluarkan dukungan secara resmi. Dukungan resmi biasanya akan dikeluarkan menjelang pendaftaran di KPUD Jabar.

Baca: Pencabutan Dukungan dari Deddy Mizwar-Syaikhu Dianggap tak Sah

Muzani menegaskan, ada pembicaraan dengan PKS mengenai dukungan kepada pasangan tersebut. Akan tetapi, pembicaraan masih terus berlangsung dan keputusan finalnya ada di DPP, dalam hal ini di tangan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Kalau DPD anu (mengeluarkan pernyataan) itu biasa. Saya terus terang karena saya belum baca, jadi saya akan cek ke Mulyadi, dia ngomong apa (sebenarnya)," tandas dia.

Sebelumnya, Ahmad Syaikhu mengaku sudah mengetahui soal DPD Partai Gerindra yang mengubah haluan dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018. Syaikhu menganggap keputusan itu belum sah, karena tak ada pernyataan langsung dari Ketua Umum Partai Gerindra Prbaowo Subianto.

Baca: Gerindra Cari Pengganti Deddy Mizwar

Beberapa waktu lalu, Gerindra dan PKS sepakat menyandingkan Deddy Mizwar (Demiz) dengan Syaikhu sebagai Calon Gubernur-Wakil Gubernur Jabar. Demiz kini masih menjabat sebagai Wakil Gubernur Jabar. Sedangkan Syaikhu, merupakan kader PKS, yang menjabat sebagai Wali Kota Bekasi.

Lalu, Ketua DPD Gerindra Jabar Mulyadi mengatakan sulit merealisasikan dukungan untuk pasangan Demiz-Syaikhu. Gerindra pun menjajal koalisi dengan partai lain untuk maju dalam Pilgub Jabar 2018.

Baca: Gerindra Batalkan Dukungan untuk Demiz-Syaikhu di Pilkada Jabar

Menurut Syaikhu, keputusan DPD Gerindra itu tidak berasal dari Prabowo. Justru, ujar Syaikhu, sikap tersebut muncul dari pernyataan Mulyadi di pemberitaan.

Dukungan untuk Demiz-Syaikhu, merupakan kesepakatan antara Prabowo dengan PKS. Hingga berita ini dimuat, Syaikhu mengaku belum mendapat pernyataan resmi dari Prabowo mengenai pencabutan dukungan.


(YDH)