Rekomendasi PPP di Pilkada 2018 Harus Persetujuan Dua Kubu

M Rodhi Aulia    •    Minggu, 06 Aug 2017 20:19 WIB
kisruh ppp
Rekomendasi PPP di Pilkada 2018 Harus Persetujuan Dua Kubu
Lambang Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Bappilu DPW PPP Sulawesi Selatan kubu Djan Faridz, Irwan Intje mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak menerima rekomendasi PPP dalam mengusung calon untuk didaftarkan di Pilkada serentak 2018. Pasalnya, dualisme kepengurusan DPP PPP antara kubu Romahurmuziy dan Djan Faridz masih berlangsung. 

"Kami meminta KPU menolak rekomendasi pilkada dari PPP, sebelum adanya ketetapan hukum dinyatakan berkekuatan hukum tetap," kata Irwan dalam siaran pers, Minggu 6 Agustus 2017.

(Baca juga: Djan dan Rommy Diminta Rujuk)

Irwan menyadari perlu waktu untuk menyelesaikan dualisme. Dia mengusulkan jalan tengah agar PPP dapat mengikuti Pilkada serentak 2018.

"Rekomendasi bisa diakui apabila ditandatangani kedua belah pihak," ujar dia.

(Baca juga: Putusan MA Selesaikan Dualisme PPP)

Menurut Irwan, saat ini pihaknya tetap menjalin komunikasi politik. Baik dengan bakal calon kandidat maupun dengan partai politik lain.




(HUS)