Misi Jadi Pendamping Emil, Uu Ruzhanul Ulum Didorong Gandeng Ulama

Roni Kurniawan    •    Jumat, 01 Dec 2017 16:26 WIB
pilgub jabar 2018
Misi Jadi Pendamping Emil, Uu Ruzhanul Ulum Didorong Gandeng Ulama
Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum saat media visit ke kantor Media Group, Kedoya, Jakarta, Rabu 4 Oktober 2017. Foto: MTVN/Surya Perkasa

Bandung: Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meminta bakal calon wakil gubernur Uu Ruzhanul Ulum untuk menemui ulama dan pimpinan pondok pesantren se-Jawa Barat jelang Pemilu Gubernur Jawa Barat 2018. Hal itu guna mendulang dukungan serta restu agar Uu bisa terpilih untuk mendampingi Ridwan Kamil maju di Pilgub Jabar.

Menurut Ketua Bidang Pemenangan Jawa Barat DPP PPP Dayat Hidayat, Uu harus terus melangkah untuk mengunjungi satu per satu ulama dan pondok pesantren terkait keikutsertaan pada kontestasi ini. Selain untuk silaturahmi dan memohon doa restu, hal ini pun bentuk penghormatan kepada guru dan panutan bagi masyarakat muslim tersebut.

"Karena ulama itu ujung tombak, bagaimana menjadikan masyarakat Jawa Barat yang Islami, religi. Itu adanya di para ulama," kaya Dayat di Bandung, Jumat 1 Desember 2017.

Dayat menilai, para ulama memiliki peran penting dalam mengisi pembangunan ini. Tidak hanya menyangkut perbaikan moral dan meningkatkan keimanan masyarakat, ulama pun sangat diperlukan dalam menentukan arah pemerintahan.

"Ulama berperan penting di dalam memajukan bangsa, arah sebuah pemerintahan. Maka itu, Kang Uu sebaiknya secepatnya untuk bersilaturahmi," tutur Dayat.

Dayat menuturkan, saran dari ulama sangat penting bagi Uu. Terlebih dalam menentukan cawagub, Ridwan Kamil beserta partai pendukung (NasDem, PKB, PPP dan Golkar) akan melibatkan ulama.

"Jadi saran ulama sangat penting, baik dari sisi moral maupun lainnya. Ini bentuk penghargaan," katanya.

Lebih lanjut Dayat mengakui, silaturahmi ke ulama dan pondok pesantren ini untuk mempertegas bahwa Uu merupakan kandidat yang identik dengan kalangan tersebut. Sebagai santri dan berasal dari keluarga pendiri pesantren, posisi ini sangat menguntungkan Uu dalam meraih simpati masyarakat.

"Kang Uu punya hubungan emosional, kekeluargaan, dengan para ulama. Karena Pak Uu lahir dan besar dari kalangan pesantren. Jadi hubungan ini harus dijaga," ujarnya.


(ALB)