Polri Perhatikan Isu Hoaks di Pilkada Jawa

Dheri Agriesta    •    Senin, 08 Jan 2018 19:39 WIB
pemilu serentak 2019pilkada 2018
Polri Perhatikan Isu Hoaks di Pilkada Jawa
Wakapolri Komjen Syafruddin - Medcom.id/Dheri Agriesta.

Jakarta: Wakapolri Komjen Syafruddin menyebut pemilihan kepala daerah (pilkada) di Pulau Jawa bakal mendapatkan perhatian. Ancaman kabar bohong atau hoaks dinilai berpotensi mengganggu jalannya pilkada serentak.

"Oleh karena itu, Polri bukan hanya menyiapkan pengamanan fisik tapi cyber patrol kita juga sudah siapkan," kata Syafruddin di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin, 8 Januari 2018.

Syafruddin menuturkan saat ini patroli siber sudah dimulai. Polri sadar, isu hoaks bisa memicu hal-hal negatif dalam pelaksanan pilkada. Apalagi, media sosial begitu dimanfaatkan dalam kampanye dewasa ini.

Jenderal bintang tiga itu menegaskan Pilkada di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur menjadi perhatian. Sebab memiliki populasi yang besar. Lagipula, hampir 45 persen penduduk Indonesia ada di Pulau Jawa. 

"Terutama Jabar dan Jatim yang paling besar, dan Jateng," kata dia.

Selain Pulau Jawa, Polri juga memerhatikan Papua sebagai daerah yang diduga rawan terkait pelaksanaan Pilkada. Polri juga memetakan Sulawesi Selatan sebagai daerah rawan. 

"Kemudian Sulawesi Selatan karena melihat paslon yang akan berkontestasi politik jadi banyak parameter yang bisa hitung. Sumut juga demikian cukup rawan karena dari aspek kontestasi," beber Syafruddin.
 


(REN)