Rapat Pleno Pilgub Sumut tak Dihadiri Paslon

Farida Noris    •    Minggu, 08 Jul 2018 15:12 WIB
pilkada serentakpilgub sumut 2018
Rapat Pleno Pilgub Sumut tak Dihadiri Paslon
Paslon Pilgub Sumut nomor urut satu Edy Rahmayadi (kedua kiri)-Musa Rajeckshah (kiri) dan nomor urut dua Djarot Saiful Hidayat (kanan)-Sihar Sitorus (kedua kanan). (ANT/ Pasangan cagub-wagub Sumut nomor urut satu Edy Rahmayadi (kedua kiri)-Musa Rajeckshah

Medan: Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat provinsi pemilihan gubernur-wakil gubernur Sumatera Utara, tak dihadiri dua pasangan calon (paslon) yakni Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) dan Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djoss).

Penghitungan suara yang digelar di Hotel Polonia Medan, Sumut, hanya dihadiri jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut, Badan Pengawas Pemilu, dan saksi dari masing-masing paslon.

Komisioner KPU Sumut Benget Silitonga mengaku, tidak ada undangan khusus bagi masing-masing paslon untuk menghadiri rapat pleno. Selain itu, kehadiran paslon pun tidak bakal mempengaruhi rapat pleno.

"Paslon boleh datang. Enggak datang juga tidak ada masalah. Bahkan saksi dan panwas tak hadir juga tak ada masalah. Kita undang saksi dengan alokasi masing-masing 10 orang," jelasnya, di Hotel Polonia Medan, Minggu 8 Juli 2018.

Pantauan Medcom.id, rapat pleno dijaga ratusan personel polisi. Selain itu, mobil water canon dan barracuda juga disiagakan tak jauh dari lokasi rapat pleno.

"Ada 450 personel disiagakan di rapat pleno KPU Sumut. Satu kompi Brimob, satu kompi Sabhara Polrestabes Medan. Water canon tetap bersiaga  bila terjadi hal yang tidak diinginkan. Jadi pengamanan sesuai SOP," jelas Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan.


(LDS)