Rangkul Kapitra, PDI Perjuangan Ingin Tiru Jokowi

Dheri Agriesta    •    Kamis, 19 Jul 2018 04:53 WIB
pemilu legislatif
Rangkul Kapitra, PDI Perjuangan Ingin Tiru Jokowi
Sekjen Hasto Kristiyanto memberikan sambutan saat membukaan Pendidikan Kader Khusus Perempuan Nasional (PKKPN) di Depok, Jawa Barat. Foto: MI/Mohamad Irfan..

Jakarta: Bakal calon legislatif Kapitra Ampera kerap berseberangan dengan PDI Perjuangan di masa lalu. Namun, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto tak masalah dengan hal itu.

Hasto berkaca dari sikap politik Presiden Joko Widodo selama memerintah dalam beberapa tahun terakhir. Jokowi merangkul seluruh kalangan, tak pandang bulu, meski mereka adalah oposisi.

Sikap politik Jokowi ini tak jauh beda dengan Presiden pertama Indonesia Sukarno. Hasto menyebut Bung Karno mendambakan sebuah front nasional.

"Gotong royong, kekuatan gotong royong nasional, apa yang dilakukan Pak Jokowi juga merangkul bertemu seluruh tokoh masyarakat meski berseberangan," jelas Hasto di DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu, 18 Juli 2018.

Baca: PDI Perjuangan: Kapitra Ampera Masih Istikharah

PDI Perjuangan belum mendapatkan kepastian mengenai pencalonan Kapitra sebagai aggota legislatif. Karena, Kapitra disebut masih ingin melakukan dialog untuk memantapkan pilihan.

Namun, PDI Perjuangan tetap mendaftarkan nama Kapitra ke Komisi Pemilihan Umum. Kapitra akan bertarung di daerah pemilihan Riau 2.

Kapitra merupakan pentolan aksi damai 212. Kapitra juga dikenal sebagai tim pengacara pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Shihab.


(DEN)