PPP Masih Menimbang Ridwan Kamil

Nur Azizah    •    Sabtu, 23 Sep 2017 17:59 WIB
pilkada 2018
PPP Masih Menimbang Ridwan Kamil
Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani. MI/M Irfan.

Metrotvnews.com, Jakarta: Partai Persatuan Pembangunan (PPP) belum menentukan jagoannya dalam Pilgub Jawa Barat 2018. Kendati begitu, PPP gencar berkomunikasi dengan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

PPP sering bertemu dengan pria yang akrab disapa Emil itu. Meski begitu, PPP juga tetap menjalin komunikasi dengan calon lain melalui telepon dan pesan singkat.

"Tidak bisa kami sembunyikan yang lain ada komunikasi tetapi sebatas WA (WhatsApp) dan telepon saja. Kalau dengan Kang Emil ada pertemuan-pertemuan," kata Sekjen PPP Arsul Sani di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, 23 September 2017.

Arsul mengatakan, PPP masih menimbang sosok yang tepat untuk diusung dalam Pilkada Jawa Barat 2018. Namun, ia tak heran jika Emil merasa memperoleh dukungan dari PPP karena intensitas pertemuan mereka.

"Kang Emil merasa bahwa dia yang paling intens bertemu dengan PPP, kemudian dia menyimpulkan bahwa saya (Ridwan Kamil) didukung oleh PPP," ujar dia.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil terus berupaya melakukan komunikasi dengan sejumlah partai politik menjelang Pilgub 2018. Bahkan orang nomor satu di Kota Bandung ini mengaku telah melakukan 50 kali komunikasi dengan berbagai parpol.

Emil mengatakan, hampir seluruh parpol telah disambangi sebagai ajang silaturahmi. Komunikasi dilakukan mulai dari tingkat provinsi hingga pusat. Komunikasi untuk mendapatkan visi misi yang sama untuk Pilgub Jabar.

Emil mengaku telah bertemu dengan beberapa petinggi parpol, di antaranya PPP, Hanura, PKB, dan Demokrat. Bahkan Emil kerap bertemu orang yang berbeda dalam satu partai dalam setiap melakukan komunikasi.

Emil menuturkan akan lebih intens untuk melakukan komunikasi dengan parpol-parpol tersebut. Bahkan semua parpol diakuinya telah disinggahi meski ia sadar mempunyai keterbatasan sebagai kepala daerah saat ini.

Sebagai informasi, total kursi di DPRD Jabar berjumlah 100 kursi. Komposisinya, PDIP (20 kursi), Golkar (17), Demokrat (12), PKS (12), Gerindra (11), PPP (9), PKB (7), NasDem (5), PAN (4), dan Hanura (3).

Beberapa partai besar telah membentuk koalisi. Gerindra dan PKS sepakat bersatu untuk mengusung calon sendiri. Koalisi ini memunculkan nama Deddy Mizwar dan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu. 

Sementara, PDIP-Golkar juga telah mantap koalisi. Namun, belum ada calon kuat yang dimunculkan dalam koalisi ini. Sementara, Ridwan Kamil sejauh ini baru didukung oleh Partai NasDem.


(DRI)