Edy-Musa Terpilih Pimpin Sumut

Farida Noris    •    Selasa, 24 Jul 2018 23:09 WIB
pilkada serentakpilkada 2018pilgub sumut 2018
Edy-Musa Terpilih Pimpin Sumut
KPU Sumut menyerahkan berita acara rapat pleno ke Wakil Gubernur terpilih Sumut, Musa Rajekshah. Medcom.id/Farida Noris

Medan: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut menetapkan pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah sebagai kepala daerah terpilih Sumatera Utara untuk periode 2018-2023. KPU Sumut menyerahkan berita acara rapat pleno ke Wakil Gubernur terpilih Sumut, Musa Rajekshah.

Penetapan pemenang Pilgub Sumut 2018 tertuang dalam Surat Keputusan KPU Sumut nomor 160/PL.03.7/Kpt/12/Provinsi/VII/2018. Berita acara penetapan pasangan terpilih juga diserahkan kepada pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus yang diwakili Ketua Tim Pemenangan, Jumiran Abdi.

Ketua KPU Sumut Mulia Banurea, mengatakan akan segera menyerahkan hasil rapat pleno tersebut ke DPRD Sumut untuk selanjutnya memproses surat pelantikan.

"Dengan penyerahan berita acara penetapan tersebut ke DPRD Sumut maka tugas KPU Sumut telah usai," kata dia dalam Rapat Pleno Terbuka KPU Sumut di Hotel Grand Mercury Medan, Selasa, 24 Juli 2018, malam.

Wagub Sumut terpilih H Musa Rajekshah mengatakan, sejumlah hal yang merupakan kebutuhan masyarakat Sumut akan menjadi prioritas. "Untuk saat ini pendidikan, infrastruktur, lapangan kerja akan jadi prioritas kami," kata pria yang akrab disapa Ijeck tersebut.

Pilgub Sumut diikuti dua pasangan calon yakni pasangan nomor urut 1 Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) yang diusung Partai Golkar, Partai Hanura, Partai Nasdem, Partai Gerindra, PAN, PKS, Demokrat. Sedangkan nomor urut 2 adalah pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djoss) yang diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan PDI Perjuangan.

Pada rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat provinsi yang digelar di Hotel Polonia Medan, Minggu 8 Juli 2018, tercatat Eramas memperoleh 3,29 juta suara, atau 57,58 persen dari 5,71 juta suara sah. Sedangkan Djoss memperoleh 2,42 juta suara (42,42 persen).


(SUR)