Dua Cagub bakal Maju Pilkada Jateng 2018 Melalui Jalur Independen

Mustholih    •    Kamis, 01 Jun 2017 11:23 WIB
pilkada 2018
Dua Cagub bakal Maju Pilkada Jateng 2018 Melalui Jalur Independen
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Semarang: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah diam-diam didatangi dua tim sukses bakal calon gubernur yang ingin bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jateng 2018 melalui jalur independen. Kedua timses tersebut meminta detail syarat jumlah dukungan minimal untuk bisa mengajukan calon gubernur dari non-partai.

"Ada dua kelompok datang meminta data berapa kira-kira dukungan yang diperlukan kalau mengajukan calon perseorangan. Ini tim. Siapa calon yang bakal diajukan, mereka belum memberikan nama," kata Ketua KPU Jateng Joko Purnomo di Semarang, Jawa Tengah, Kamis 1 Juni 2017.

Namun, Joko tidak menjelaskan detail kapan kedua timses mendatangi KPU Jateng. Ia hanya menyebut, syarat seseorang bisa maju di Pilkada 2018 lewat jalur independen harus mengantongi 6,5 persen dukungan masyarakat yang masuk daftar pemilih tetap (DPT).

"DPT terakhir berarti 27 juta sekian masyatakat Jateng. Sebanyak 6,5 persen berarti kurang lebih 1,8 juta dukungan," ujar Joko.

Selain itu, tambah Joko, dukungan 1,8 juta suara itu harus tersebar merata pada minimal 50 persen jumlah kabupaten/kota di Jateng. Dengan kata lain, calon perseorangan harus mengantongi dukungan minimal 18 kabupaten/kota dari total 35 kabupaten/kota di Jateng.

"Kalau bisa ajukan dua juta tapi tersebar hanya lima kabupaten/kota, ya tidak bisa," tegas Joko.

Jadwal pemilihan gubernur Jawa Tengah bakal digelar pada 27 Juni 2018. Tahapan persiapan Pilgub Jateng dimulai pada minggu ketiga Agustus 2017.

Pada September 2017, KPU melakukan pembentukan badan penyelenggara. Desember 2017, membuka pendaftaran calon perseorangan. Awal Januari 2018, pendaftaran bakal calon gubernur perseorangan dan partai politik. Februari 2018 menjadi saat penetapan calon gubernur.


(NIN)