Pertarungan Antara Petahana di Pilkada Tanjungpinang Bakal Sengit

Anwar Sadat Guna    •    Kamis, 04 Jan 2018 20:35 WIB
pilkada serentakpilkada 2018
Pertarungan Antara Petahana di Pilkada Tanjungpinang Bakal Sengit
Ilustrasi. MTVN/M Rizal

Batam: Petarungan Pilkada Tanjungpinang 2018 diprediksi bakal berjalan sengit karena petahana pecah kongsi. Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah akan bertarung menghadapi Wakil Wali Kota Tanjungpinang Syahrul.

"Saat ini baru dua pasang bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang yang maju di Pilkada 2018. Kedua pasangan ini diusung parpol dan dipastikan akan head-to-head," kata Pakar politik dari Sekolah Tinggi Ilmu Politik dan Ilmu Sosial (Stisipol) Tanjungpinang Zamzami A Karim kepada Medcom.id, Kamis, 4 Desember 2017.

Peta politik pilkada Tanjungpinang dipastikan telah berubah. Syahrul yang tadinya diprediksi berpasangan dengan Ketua DPD Tk I Partai Golkar Tanjungpinang Ade Angga, kini berduet dengan Rahma. Rahma adalah kader PDI Perjuangan dan anggota DPRD Tanjungpinang.

"Petanya sedikit berubah. Partai Demokrat keluar dari Koalisi Anak Pinang dan mendukung pasangan Lis-Maya. Ini akan menambah kekuatan di koalisi yang sudah dibangun PDI Perjuangan dan Hanura," ujarnya.

Meski demikian, kata Zamzami, PDI Perjuangan harus mewaspadai pasangan Syahrul-Rahma. Majunya Rahma berpotensi memecah suara PDI Perjuangan di Tanjungpinang, khususnya suara dari pemilih perempuan.

"Rahma adalah salah satu figur atau tokoh politik perempuan di PDI Perjuangan. Dia adalah anggota legislatif yang mampu meraup suara di atas BPP pada Pemilu Legislatuf 2014 lalu. Dia tentu punya dukungan suara yang tak bisa disepelekan," papar Zamzami.

Menurutnya, itulah yang menjadi salah satu alasan mengapa Syahrul ingin berpasangan dengan Rahma. Popularitasnya yang sempat meredup menjelang pilkada mulai bangkit lagi dengan tampilnya Rahma sebagai bakal calon pendampingnya.

"Kita melihat Syahrul kurang dalam hal pencitraan dan sosialisasi. Hadirnya Rahma bisa membangkitkan lagi popularitasnya di masyarakat Tanjungpinang," kata Zamzami.

Ia menambahkan, tampilnya Syahrul dan Rahma, kini pasangan Lis-Maya dapat lawan yang sepadan. Kedua bakal calon wali kota ini juga sama-sama memilih figur perempuan sebagai bakal calon wakil wali kota.

"Pertarungan ini tak hanya antara Lis dan Syahrul, tetapi juga Maya dengan Rahma," ungkapnya. Selain dua pasangan calon ini, Pilkada Tanjungpinang juga diramaikan oleh calon perseorangan atau independen. Mereka adalah Edy Safrani dan Edi Susanto.

Namun hingga saat ini surat dukungan atau jumlah KTP yang memberikan dukungan belum memenuhi jumlah yang disyaratkan KPU Kota Tanjungpinang. Ketua DPC Hanura Kota Tanjungpinang, Rona Andaka mengatakan koalisi PDI Perjuangan, Hanura, dan Demokrat tengah mempersiapkan untuk mendaftarkan Lis-Maya ke KPU.

"Kami akan membahas persiapan tanggal pastinya. Kalau enggak tanggal 8, tanggal 10 Januari 2018. Kami partai koalisi berkomitmen memenangkan pasangan ini," ujarnya


(SUR)