Survei SMRC: Pemilih di Jabar Rasional

Faisal Abdalla    •    Kamis, 13 Jul 2017 16:50 WIB
pilgub jabar 2018
Survei SMRC: Pemilih di Jabar Rasional
Ilustrasi pilkada. Foto: MTVN.

Metrotvnews.com, Jakarta: Jajak pendapat Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan pemilih di Jawa Barat (Jabar) sangat rasional. Dalam menentukan pilihan, masyarakat Jabar sangat otonom. 

"Sebesar 81 persen mengaku tidak mengikuti siapapun dalam memilih calon gubernur, melainkan berdasarkan keyakinan sendiri," ujar peneliti SMRC Deni Irvani di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis 13 Juli 2017. 

Ia menjelaskan, 58 persen responden yang diambil dari 820 warga Jawa Barat yang memiliki hak pilih tersebut pemimpin yang jujur dan bersih. Sebanyak 32 persen menyukai pemimpin yang perhatian kepada rakyat. 

Warga Jawa Barat, kata dia, cukup rasional dalam menanggapi isu-isu yang berkembang jelang pilkada. Isu tersebut tidak memengaruhi rasionalitas para pemilih. 

"Seperti isu yang mempermasalahkan Ridwan Kamil didukung partai pengusung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam pilkada Jakarta kemarin, hanya 23 persen responden yang mengetahui isu tersebut. Dari 23 persen itupun hanya 26 saja persen yang mempermasalahkannya. 50 persen netral dan 23 tidak mempermasalahkannya," terang Deni. 

Baca: Survei SMRC: Ridwan Kamil Paling Didukung

Sebaliknya, Deni mengungkapkan figur atau ketokohan calon menjadi faktor yang sangat menentukan tinggi rendahnya elektabilitas. Ridwan Kamil, contohnya, dianggap 86 persen responden sebagai tokoh yang peduli dengan masyarakat, 78 persen bersih dari korupsi, 85 persen mampu memimpin, dan 88 persen tegas. 

"Perolehan Ridwan Kamil pada kualitas-kualitas kepemimpinan tersebut cenderung lebih tinggi dari pesaing-pesaingnya, maka dari itu hasilnya pun elektabilitas Ridwan Kamil juga yang paling tinggi" lanjut Deni. 

Baca: Ridwan Kamil Diunggulkan, Aher Sebut Survei Kerap Meleset

Survei SMRC tersebut dilakukan pada awal Juni hingga pertengahan Juni. Respondennya adalah 820 warga Jawa Barat yang memiliki hak pilih.

Responden dipilih dengan metode multistage random sampling. Sementara itu, margin of error pada survei ini mencapai 3,5 persen dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. 


(OGI)