Isu Agama Menyulitkan Ahok-Djarot

Renatha Swasty    •    Jumat, 21 Apr 2017 16:34 WIB
pilgub dki 2017
Isu Agama Menyulitkan Ahok-Djarot
Basuki atau Ahok dan Djarot jumpa pers usai pemilihan suara Pilkada DKI. Foto: MI/Galih Pradipta

Metrotvnews.com, Jakarta: Partai Hanura merasakan betapa sensitif isu agama. Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, pasangan calon yang didukung Hanura di Pilkada DKI Jakarta, kalah.

Isu agama menerpa Basuki atau biasa dipanggil Ahok. Pernyataannya di Pulau Pramuka, Kepualauan Seribu, yang menyinggung surat Al Maidah ayat 51 diduga menodai agama.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Hanura Dadang Rusdiana menilai, isu itu lah yang membuat dukungan kepada Ahok-Djarot anjlok. Putaran pertama Pilkada DKI, Ahok-Djarot unggul atas pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dengan selisih suara sekitar 3%.

Peta suara pada putaran kedua berubah. Anies-Sandi membalikkan keadaan dengan meraih suara sekitar 57%, berdasarkan real count KPU DKI Jakarta, sedangkan Ahok-Djarot memperoleh suara 42,05%.

"Saya melihat memang isu agama terutama dugaan penistaan agama adalah faktor utama yang membuat Ahok-Djarot kalah," kata Dadang di Jakarta, Jumat 21 April 2017.

Sekretaris Fraksi Partai Hanura itu bilang, Ahok-Djarot head to head dengan Anies-Sandi sejak putaran pertama. Pasangan lainnya, Agus Harimurti-Sylviana Murni tidak terlalu kuat, terbukti hanya meraih sekitar 17% suara pada putaran pertama.

Menurut Dadang, mesin empat partai pengusung berjalan maksimal dan solid menggenjot dukungan untuk Ahok Djarot. Tapi isu agama menyulitkan pasangan Ahok-Djarot.

"Bagaimana pun masalah agama adalah masalah yang sangat sensitif," tambah Dadang. Dukungan tambahan dari PKB dan PPP versi Romahurmuziy pada putaran kedua nyaris tidak berdampak.

Bagaimana suara Anies-Sandi bisa meningkat signifikan? Direktur Populi Center Usep S. Achyar mengatakan, hasil exit poll Populi Center menunjukan sebanyak 77% suara Agus-Sylvi pindah ke Anies-Sandi. Yang beralih ke Ahok-Djarot hanya 14,9%.

Analisa Usep soal kekalahan Ahok-Djarot bisa dibaca di: Suara Ahok Ada yang Pindah ke Anies


(TRK)