Gerindra Batalkan Dukungan untuk Demiz-Syaikhu di Pilkada Jabar

Husen Miftahudin    •    Selasa, 12 Sep 2017 07:53 WIB
pilkada serentakpilkada 2018pilgub jabar 2018
Gerindra Batalkan Dukungan untuk Demiz-Syaikhu di Pilkada Jabar
Deddy Mizwar (Foto: Metrotvnews/Shindu)

Metrotvnews.com, Jakarta: Koalisi Gerindra dan PKS untuk Pilkada Jawa Barat (Jabar) 2018 terpecah. DPD Gerindra Jabar batal memberi dukungan pada pasangan Deddy Mizwar (Demiz)-Ahmad Syaikhu.

"Buat DPD Gerindra Jabar, pasangan yang diberitakan 17 Agustus lalu untuk mengusung Demiz-Syaikhu sejauh ini menjadi sulit untuk direalisasikan," kata Ketua DPD Gerindra Jabar Mulyadi dalam keterangannya, Selasa 12 September 2017.

Mulyadi membeberkan, penarikan dukungan lantaran pernyataan Syaikhu dalam acara konsolidasi PKS Kabupaten Bandung. Syaikhu merasa belum memiliki ketenaran di seluruh penjuru Bumi Pasundan.

"Beliau mengatakan kalau boleh memilih, beliau lebih suka tetap di Kota Bekasi dan juga merasa namanya belum dikenal di Jabar," papar dia.

Selain itu menurut Mulyadi, PKS tak serius dalam merajut kerja sama dengan Gerindra untuk mengusung Demiz-Syaikhu. Tidak ada pembahasan yang mengarah kerja sama bersifat sinergi antara Gerindra dan PKS.

"Sampai hari ini tidak ada komunikasi dari pengurus PKS untuk membicarakan bagaimana formulasi kerja sama koalisi, baik program Pilgub, tim dan segala aspek bagi upaya untuk memenangkan Pilgub (Jabar) 2018," ungkap Mulyadi.

Dengan kondisi tersebut, pasangan Demiz-Syaikhu belum final dan resmi diusung oleh Gerindra dan PKS. Partai besutan Prabowo Subianto kembali membuka komunikasi politik dengan partai lainnya.

"Gerindra akan kembali mengkaji memunculkan kandidat lain dan membuka semua potensi kandidat dan partai yang bisa bekerja sama. Ini semua dilakukan untuk kepentingan masyarakat Jabar dan rencana strategis Gerindra di 2019," pungkas Mulyadi.








(DHI)