PDIP Ogah Buru-buru Tentukan Cagub Jabar

Misbahol Munir    •    Jumat, 17 Mar 2017 23:30 WIB
pilkada 2018
PDIP Ogah Buru-buru Tentukan Cagub Jabar
Wakil Ketua Komisi I DPR RI TB Hasanuddin. Foto: MI/Susanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Bursa calon gubernur Jawa Barat terus bermunculan. Bahkan, Partai Nasional Demokrat (NasDem) akan mendeklarasikan dukungan ke Ridwan Kamil untuk maju sebagai cagub Jabar pada Pilkada Serentak 2018.

Namun, PDI Perjuangan tidak mau terburu-buru menentukan sikap dan langkah terkait dengan pencalonan gubernur Jabar. Sebab, dalam Pilkada Serentak 2018, selain pemilihan gubernur Jabar, juga ada pemilihan kepala daerah di 16 kabupaten/kota lain.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar Mayjen TNI (Purn) T.B. Hasanuddin mengatakan, pihaknya belum menentukan sikap karena banyak pertimbangan dalam mengusung calon kepala daerah. Berbagai aspek menjadi pertimbangan, apalagi Jabar merupakan satu wilayah yang sangat besar dan luas, serta memiliki permasalahan yang sangat kompleks.

"Salah satu pertimbangan lainnya adalah dengan siapa kami akan berkoalisi. Tentu ideologi menjadi pertimbangan utama kami dalam menentukan dengan siapa kami harus berkoalisi dan siapa calon yang akan diusung," ujar Hasanuddin dalam keterangan tertulisnya, Jumat 17 Maret 2017.

Hasanuddin menegaskan, PDI Perjuangan tak akan mengikuti jejak Partai Nasdem yang akan mendeklarasikan Ridwan Kamil di Bandung, pada Minggu 19 Maret 2017.

Partainya, kata Hasanuddin, sedang melakukan proses untuk menentukan cagub Jabar. Proses internal ini tentu saja tidak tergantung dan tidak dipengaruhi sikap dan langkah partai lain.

"Waktunya masih cukup melakukan proses itu di internal. Dan hingga saat ini  DPP PDI Perjuangan belum memutuskan siapa calon yang akan direkomendasikan. PDI perjuangan juga belum memutuskan dengan partai mana saja akan berkoalisi," kata dia.

Terkait dengan nama Ridwan Kamil, Hasanuddin mengatakan, PDI Perjuangan sudah menyiapkan beberapa nama calon kandidat. Termasuk salah satunya adalah Ridwan Kamil.

Namun yang pasti, Hasanuddin menekankan, PDI Perjuangan bukanlah partai deklarator. Bila ada partai lain mau mendeklarasikan calon kandidat, itu bukan urusan dan sikap PDI Perjuangan sama sekali tidak dipengaruhi oleh hal tersebut.

"PDI perjuangan akan memutuskan secara matang siapa yang akan direkomendasikan. Dan menurut aturan  yang berlaku  kami (PDI Perjuangan Jabar) dapat mencalonkan atau mengusung calon gubernur dan wakil gubernurnya sendirian, kami memiliki 20 kursi di DPRD Jabar," ujarnya.

Sikap resmi DPD PDI Perjuangan Jabar sendiri, Hasanuddin menggarisbawahi, akan taat dan loyal kepada keputusan resmi DPP PDI Perjuangan. Sikap politik DPD Jawa Barat adalah tegak lurus dengan sikap politik DPP PDI Perjuangan.

"Siapapun yang direkomendasikan oleh Ibu Ketua Umum, Ibu Megawati Soekarnoputri, akan kami dukung dengan penuh loyalitas, totalitas dan kesungguhan," kata dia.


(MBM)