Debat Pilgub Jabar 2018

'Rindu' dan 'Hasanah' Adu Program Ekonomi Kreatif

Surya Perkasa    •    Senin, 12 Mar 2018 22:14 WIB
pilkada serentakpilkada 2018pilgub jabar 2018
'Rindu' dan 'Hasanah' Adu Program Ekonomi Kreatif
Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Anton Charliyan (kanan) menyampaikan pertanyaan disaksikan Calon Gubernur Jawa Barat TB Hasanudin (kedua kanan), Ridwan Kamil (kiri) dan Uu Ruzhanul Ulum (kedua kiri). Foto: Antara/M Agung Rajasa

Bandung: Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) beradu program dengan Tb Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah) soal program ekonomi kreatif jika memimpin Jawa Barat nanti. Hal ini terjadi saat sesi tanya jawab antar kandidat Debat Terbuka Pilkada Jabar 2018.

Pertanyaan dilontarkan oleh Uu. "Jikalau menang, sekarang musim digital termasuk ekonomi kreatif. apa konsep yang diberikan?" tanya Uu dalam debat yang berlangsung di  Sasana Budaya Ganesha, Bandung, Jawa Barat, Senin, 12 Maret 2018.

Anton Charliyan menjawab molotot.com sebagai bentuk salah satu ekonomi kreatif dan pemanfaatan teknologi informasi. "Lalu ada isu disruption. Bagaimana bisnis terganggu bisnis digital," kata calon Wakil Gubernur bernomor urut dua tersebut.

'Hasanah' juga menyiapkan program Ekonomi, Dunia, dan Network. yang disingkat Edun. Dengan program pemanfaatan teknologi untuk ekonomi, kata Anton, akan membuat masyarakat melek internet.

Uu membalas, perlu ada program untuk membuat masyarakat melek internet dan teknologi. Rindu memiliki program agar internet masuk ke desa. Masyarakat desa pun diharapkan semakin melek ekonomi kreatif dan internet dengan program ini.

"Jika tidak, desa akan selalu tertinggal," kata Bupati nonaktif Tasikmalaya ini.

Tb Hasanuddin mengkritik kelemahan program Rindu. Sebab, kata Tb Hasanuddin, internet masuk desa tidak akan berhasil karena satu lubang permasalahan.

"Saya di Komisi I DPR RI. Internet masuk desa itu selalu gagal karena koneksi tidak merata," kata dia.

Karena itu, dia merasa perlu ada program pembangunan infrastruktur telekomunikasi yang merata agar ekonomi kreatif Jawa Barat bisa melesat.


(SUR)