Real Count Cyrus Network-Golkar DKI: Basuki - Djarot Unggul

Anindya Legia Putri    •    Kamis, 16 Feb 2017 02:37 WIB
pilgub dki 2017
Real Count Cyrus Network-Golkar DKI: Basuki - Djarot Unggul
Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat. (MI/Arya Manggala)

Metrotvnews.com, Jakarta: Real count yang digelar oleh Cyrus Network dan Partai Golkar DK1 sampai dengan pukul 19.35 WIB, Rabu 15 Februari 2017, mendapatkan hasil pasangan calon Gubernur DKI nomor urut 2, Basuki-Djarot unggul 42,9 persen, disusul Anies-Sandi 39,95 persen, dan Agus-Sylvi dengan perolehan 17,13 persen. Hasil terebut didapat dari data masuk sebesar 99,5 persen dari 13.023 TPS.

"Pertama-tama saya mensyukuri bahwa pada akhirnya saudara Ahok  dan Djarot, pasangan yang dinilai sudah di bawah, tapi ternyata ada suatu hal kenaikan sehingga menang pada putaran pertama. Tentu ini memberikan arti bahwa Ahok masih dicintai warga DKI," tandas Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto saat dihubungi, Rabu (15/2/2017)

Disampaikan Novanto, bahwa real count tersebut berasal dari 13 ribu kadernya yang diminta hadir di setiap TPS yang ada di DKI Jakarta. Hasil real count tersebut, disebut Novanto, adalah hasil dari angka sebenarnya. 

Novanto pun berterimakasih kepada KPU dan KPUD, Bawaslu, TNI serta Polri yang telah bekerja secara profesional, dan secara maksimal sehingga gelaran Pilkada 2017 berjalan aman.  Putaran kedua nanti, Novanto berharap semua pihak pendukung paslon 1, Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni,  dapat diberikan hak dan kesempatan untuk memilih siapapun yang menurut mereka terbaik. 

"Jangan ada paksaan. Saya berharap mereka diberikan kesempatan untuk memilih," ucapnya.

Sejak siang tadi, data disajikan secara realtime di Fairmont Hotel Jakarta. real count ini dihadiri oleh para fungsionaris Partai Golkar DKI dan dibuka oleh Ketua umum Golkar Setya Novanto. Ahok pun sempat mendatangi Hotel Fairmont sekitar pukul 17.00. 

Ahok menyatakan apresiasinya atas real count yang telah dilakukan Partai Golkar, dan ketika ditanya strateginya mengahadapi putaran kedua, Ahok hanya menjawab " Saya kerja saja lah," katanya.


(LDS)