Bawaslu DKI Minta Prosedur Pembuatan A5 Dievaluasi

M Rodhi Aulia    •    Jumat, 21 Apr 2017 17:27 WIB
pilgub dki 2017
Bawaslu DKI Minta Prosedur Pembuatan A5 Dievaluasi
Ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti--MI/ARYA MANGGALA

Metrotvnews.com, Jakarta: Bawaslu DKI Jakarta mendapatkan informasi sulitnya prosedur pembuatan surat pindah memilih atau form A5. Bawaslu meminta ini dievaluasi.

"Cukup banyak informasi yang kita dapatkan pemilih agak sulit mengurus A5," kata Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti di kantornya, Jalan Danau Agung 3, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat 21 April 2017.

Kesulitan itu, karena aturan KPU bahwa paling lambat mengurus A5 itu tiga hari sebelum pencoblosan atau H-3. Hingga hari H, warga yang tidak mendapatkan A5 itu pun nekat langsung datang ke TPS tujuan.

"Ada yang bisa menggunakan hak pilihnya tanpa A5, ada yang tidak bisa. Ke depan (prosedur ini) jadi evaluasi KPU DKI Jakarta agar cara mengurus A5 ini diberikan kemudahan," ujar dia.

Mimah mengusulkan pembuatan form A5 dapat dilakukan H-1. Ini menjadi catatan Bawaslu kepada KPU.

Baca: Pasien Adu Mulut dengan Petugas KPPS di TPS RS Siloam

Hatta Dimunthe, warga Jalan Delima, RT 008 RW 01, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, adu mulut dengan petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS). Hatta tidak bisa menggunakan hak pilih karena dinilai belum memenuhi persyaratan memilih di TPS lain.

Di TPS 78 di Rumah Sakit Siloam, Jakarta Barat, tercatat ada 211 daftar pemilih tetap. Mereka ada yang bekerja atau dirawat di Rumah Sakit Siloam.



Hatta terdaftar sebagai pemilih di TPS RT 008, namun karena pagi tadi harus berobat di Rumah Sakit Siloam, ia tidak bisa memilih di TPS seharusnya.

Baca: Warga DKI Tetap Bisa Nyoblos di TPS Berbeda tanpa A5

Hatta tidak ingin haknya memilih gubernur dan wakil gubernur Jakarta sia-sia. Menggunakan kursi roda, ia menuju TPS 78 di lantai dua Rumah Sakit Siloam.

Namun petugas KPPS menyampaikan, Hatta tak bisa menggunakan hak pilih karena ia hanya membawa surat undangan mencoblos dari RT 008.

"Dia tidak membawa formulir A5 (formulir pindah TPS)," kata Pengawas Pemilu di TPS 78 Hendra S di Rumah Sakit Siloam, Rabu 15 Februari 2017.

Hatta tak bisa menerima alasan yang disampaikan Hendra. Menurut dia, penyelenggara pemilu seharusnya menyiapkan fasilitas khusus di rumah sakit untuk memudahkan pasien memilih.


(YDH)