GP Ansor DKI Buka Posko di 47 Titik Rawan Radikalisme

Intan fauzi    •    Jumat, 07 Apr 2017 17:41 WIB
pilgub dki 2017
GP Ansor DKI Buka Posko di 47 Titik Rawan Radikalisme
Ketua GP Ansor DKI Abdul Aziz (jaket hijau). Foto: MTVN/Intan Fauzi

Metrotvnews.com, Jakarta: Gerakan Pemuda (GP) Ansor DKI Jakarta membuka posko di 47 kelurahan yang dianggap rawan kekerasan dan radikalisme. Alasannya, selama Pilkada DKI, tindakan kekerasan dan intimidasi yang mengatasnamakan agama meningkat.
 
Ketua GP Ansor DKI Abdul Aziz mengatakan, posko tersebut tidak tersebar di seluruh wilayah Jakarta. Posko terdapat di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.
 
"Ini yang kita bendung, Jakarta Selatan 21 posko, Jakarta Timur 16 posko, Jakarta Utara ada 10. Sudah pasang seluruhnya," kata Aziz di Kantor Pusat GP Ansor, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat 7 April 2017.
 
Aziz mengungkapkan, GP Ansor melakukan sinergi yang baik dengan kepolisian. Namun, Aziz tetap berharap ada dukungan dari warga dan semua jajaran GP Ansor.
 
Aziz mengatakan, posko tersebut untuk menciptakan Pilkada DKI yang damai tanpa intimidasi. Aziz memastikan, GP Ansor siap mengawal pendukung Ahok-Djarot yang mendapat intimidasi.
 
"Kami siap kawal masyarakat yang mendapat intimidasi ketika milih pak Ahok, milih nomor dua, Banser siap mengawal," ungkap Aziz.
 


(FZN)