Sanksi Tegas terhadap Kampanye SARA Diperlukan

M Sholahadhin Azhar    •    Selasa, 14 Nov 2017 19:56 WIB
pilkada 2018
Sanksi Tegas terhadap Kampanye SARA Diperlukan
Ilustrasi: Pemilu. Foto: Antara/Septianda Perdana.

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyelenggara pemilihan umum (pemilu) diharapkan tegas mengawal pilkada. Pesta demokrasi itu tak boleh memberikan ruang untuk isu SARA.

"Berharap dengan sanksi yang tegas. Jangan sampai ada para calon kampanye hitam apalagi isu SARA, kampanye berujar kebencian," kata Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo melalui pesan singkat, Selasa, 14 November 2017.

Menurut dia, KPU dan Bawaslu harus berkolaborasi mengawal pemilihan. Pasangan calon yang berkompetisi harus adu konsep, gagasan, dan program untuk pembangunan dan pemerataan ekonomi.

Yang tak kalah penting, penyelenggara pemilu harus bisa mengawal pilkada tanpa politik uang. Pasalnya, dampak modus ini akan diterima langsung masyarakat. Tak ada kebaikan yang diberi oleh pemimpin yang membeli suara.

Terakhir, Tjahjo berpesan pada semua elemen di daerah terkait tingkat partisipasi. Calon-calon yang akan bertarung perlu memberikan pendidikan politik, begitu juga dengan penyelenggara pemilu. 

Sementara itu, masyarakat juga harus memahami pentingnya politik dalam kehidupan demokrasi Indonesia. "Kalau kemarin rata-rata 74% (menggunakan hak pilih), mudah-mudahan target Kemendagri dan target KPU besok 78% lebih, Jabar khususnya daerah padat penduduk daerah padat pemilih," kata Tjahjo.


(OGI)