Musa Janji Perhatikan Penyandang Disabilitas

Farida Noris    •    Sabtu, 12 May 2018 20:45 WIB
pilkada serentakpilkada 2018
Musa Janji Perhatikan Penyandang Disabilitas
Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Musa Rajeckshah. Foto: Antara/Irsan Mulyadi

Medan: Calon Wakil Gubenur Sumatera Utara nomor urut 1 Musa Rajekshah menyebut, pembangunan sarana umum harus memikirkan penyandang disabilitas. Menurut dia, selama ini, pembangunan sarana umum di Sumut belum sepenuhnya memikirkan para penyandang disabilitas.

Menurut Musa, untuk memfasilitasi penyandang disabilitas, ke depannya perlu dibuat peraturan daerah (Perda) yang melibatkan pemerintah kabupaten dan pemerintah kota. Hal ini agar hak-hak penyandang disabilitas dapat terpenuhi.

"Ke depan kita harus membuat perda yang melibatkan Pemkab dan Pemkot sehingga hak disabilitas betul-betul mendapat manfaatnya," tutur Musa dalam debat Publik Kedua Pilkada Sumatera Utara 2018 di Hotel Adi Mulia, Jalan Diponegoro, Medan, Sabtu, 12 Mei 2018.

Ia menyadari, soal pembangunan fasilitas umum bagi disabilitas sudah diatur dalam Undang-Undang nomor 4 tahun 1997. Namun, menurut dia, hal tersebut tidak terlaksana. Oleh sebab itu, ia menjamin, jika terpilih menjadi pemimpin di Sumut, Musa bersama Edy Rahmayadi bakal merealisasikan hal tersebut.

"Faktanya, tidak terlaksana, ini yang harus kita punya komitmen, jangan sebatas wacana. Saya lihat sendiri bagaimana saudara-saudara kita disabilitas, tempat mereka berkumpul saja tidak disiapkan oleh pemerintah," tuturnya.

Selain sarana dan fasilitas umum, Musa juga menilai perlunya memikirkan agar penyandang disabilitas tetap produktif. Menurut dia, semangat penyandang disabilitas untuk bisa setara dengan orang-orang lain penting dipertimbangkan.

Oleh sebab itu, menurutnya, pihaknya bakal mengadakan pelatihan-pelatihan kepada penyandang disabilitas. Menurut dia, hal ini juga penting selain pembangunan fasilitas umum.

"Mengadakan pelatihan-pelatihan dan tidak menganggap mereka berbeda dari kita. Ini penting selain fasum. Apa yang sudah diatur oleh pemerintah harus dijalankan, jangan sebatas hadir. kami Eramas hadir untuk itu semua," tandas Musa.


(DMR)