PDIP-Golkar Jombang Resmi Koalisi

Nurul Hidayat    •    Jumat, 04 Aug 2017 16:07 WIB
pilkada 2018
PDIP-Golkar Jombang Resmi Koalisi
Para petinggi Partai Golkar dan PDIP Jatim dalam koalisi di Kabupaten Jombang. (Metrotvnews.com/Nurul Hidayat)

Metrotvnews.com, Jombang: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Golkar sepakat menjalin kerja sama politik di Kabupaten Jombang. Keduanya sepakat untuk mengusung satu paket pasangan calon pada Pilbup Jombang 2018.

PDI-P merupakan partai pemilik sembilan kursi dari total 50 kursi DPRD Jombang. Sementara Golkar mengantongi tujuh kursi.

Kesepakatan koalisi ditandai dengan penandatanganan nota kerja sama di Hotel Yusro, Jumat, 4 Agustus 2017. Hadir dalam acara itu, Ketua DPD Golkar Jombang Tjaturina Yuliastuti, Ketua Ketua DPC PDIP Jombang Marsaid. Hadir pula Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Nyono Suharli Wihandoko dan Sekretaris DPW PDIP Jatim Sri Untari.

"Kerja sama ini guna melanjutkan kebersamaan serta keharmonisan yang selama ini sudah terjalin," ujar Tjaturina.

Sementara itu, Marsaid menandaskan, kerja sama ini makin menegaskan keharmonisan legislatif dan eksekutif Jombang. Tujuannya, untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat. 

Sebagai contoh, katanya, kerja sama perwujudan mobil siaga di 306 desa serta pengadaan sepeda motor untuk tiga pilar.

"Dengan adanya program-program tersebut merupakan bentuk kerja sama yang baik, sehingga kerja sama politik ini dapat terealisasi," tuturnya.

PDI-P merupakan partai pemenang dalam Pileg Jombang 2014 dengan 130.137 suara (9 kursi). Disusul PKB dengan 8 kursi (121.574 suara). Urutan ketiga, Partai Golkar dengan 7 kursi (115.395 suara), Partai Demokrat 6 kursi (62.376), PKS 5 kursi (59.035), dan PPP 4 kursi (65.340).

Partai Nasdem 4 kursi (38.711), PAN 3 kursi (50.589), Gerindra 2 kursi (36.124), dan Hanura 2 kursi (33.036).

Bila syarat dalam sesuai Peraturan KPU 9/2016 tidak berubah, koalisi PDIP-Golkar bisa mengajukan pasangan calon, tanpa perlu tambahan partai lain. Dalam Peraturan KPU itu disebutkan  syarat partai bisa mengajukan calon sendiri adalah punya kursi di DPRD minimal 20 persen. Atau, parpol punya 25 persen dari akumulasi suara sah dalam pemilihan legislatif (pileg) terakhir.


(SAN)