Hasto Sebut KTP-el Djarot Diberikan Wali Kota Medan

Whisnu Mardiansyah    •    Selasa, 12 Jun 2018 11:32 WIB
pilgub sumut 2018
Hasto Sebut KTP-el Djarot Diberikan Wali Kota Medan
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Foto: Antara/Reno Esnir.

Jakarta: Wali Kota Medan Dzulmi Eldin disebut yang memberikan KTP elektronik (KTP-el) untuk Djarot Saiful Hidayat. Penerbitan KTP calon gubernur Sumatera Utara itu dinilai sudah sesuai prosedur.
 
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristianto mengatakan isu KTP-el palsu milik Djarot sengaja digulirkan untuk menggerus elektabilitasnya.
 
"Itu yang memberikan saja Pak Walikota (Medan). Ada yang menggoreng itu (KTP palsu)," kata Hasto di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa, 12 Juni 2018.
 
Hasto mengatakan, isu KTP-el palsu ini justru melambungkan popularitas Djarot di Sumatera Utara. Ia yakin pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus melenggang mulus.
 
"Pak Djarot semakin terkenal, semakin di hati rakyat dan beliau menunjukkan totalitasnya di Sumatera Utara," ucap Hasto.

Baca: Mendagri Sebut KTP Djarot di Medan Sah

Sebelumnya, Djarot dan keluarganya sah tercatat sebagai warga Kota Medan. Ini dibuktikan dengan KTP-el miliknya yang sudah keluar dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan.
 
"KTP-el nya baru selesai. Jadi saya beserta istri dan anak-anak kini telah menjadi warga Medan. Kami hijrah ke Medan," katan Djarot sambil menunjukkan KTP-el miliknya.
 
Namun, penertiban KTP-el ini dipermasalahkan oleh camat Medan Polonia, Kota Medan  M. Agha Novrian. Ia mengaku tak mendapat informasi penerbitan KTP-el milik Djarot. Pasalnya, dari pihak kecamatan maupun kelurahan tidak pernah meneken KTP-el Djarot dan keluarganya.
 
Menurut Agha, proses perpindahan domisili kependudukan harus dilengkapi berkas-berkas surat pengantar dari daerah asal. Surat itu lalu ditandatangani oleh lurah dan camat tujuan sebelum diserahkan ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.


(FZN)