Timses Ahok-Djarot Kumpulkan Bukti Kecurangan

LB Ciputri Hutabarat    •    Rabu, 19 Apr 2017 16:42 WIB
pilgub dki 2017
Timses Ahok-Djarot Kumpulkan Bukti Kecurangan
Surat suara untuk putaran kedua Pilkada DKI. Foto: MTVN/Nur Azizah

Metrotvnews.com, Jakarta: Tim sukses Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat masih optimistis memenangi Pilkada DKI Jakarta. Tim juga terus bekerja mengumpulkan bukti kecurangan.

Juru Bicara Ahok-Djarot, Raja Juli Antoni, mengatakan, tim sukses Ahok-Djarot tetap berpegangan pada hasil penghitungan KPU. "Perjuangan tidak boleh berhenti," kata Juli di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Rabu 19 April 2017.

Menurut Juli, data penghitungan suara di tingkat TPS masih 20%. Persentase sebesar itu belum bisa menentukan pemenang Pilkada DKI.

"Masih sulit untuk diambil kesimpulan, ya, harus menunggu sampai datanya representatif. Biasanya 70%-80% sudah bisa," jelas Raja.

Tim sukses Ahok-Djarot bekerja sama dengan Cyrus Network untuk real count. Hingga data masuk 50%, Anies-Sandi memimpin dengan  57,7% suara. Ahok-Djarot memperoleh 42,3% suara.

Meski optimistis, tim sukses Ahok-Djarot mengumpulkan bukti kecurangan. Tim akan menganalisa apakah kecurangan sistematis, seberapa besar, dan bagaimana pola penyebarannya.

"Data-data terus dikoleksi, berapa kecurangan dengan potensi menganggu, kami kumpulkan," tegas Raja.

Hasil hitung cepat Populi Center dengan total suara masuk 99,40%, pasangan Ahok-Djarot memperoleh suara 41,76%, sedangkan pasangan Anies-Sandi 58,24%.

Hitung cepat Charta Politika dengan total suara masuk 97,75%, pasangan Ahok-Djarot memperoleh suara 42,28%, sedangkan pasangan Anies-Sandi 57,72%.

Hitung cepat Indo Barometer dengan total suara masuk 96,67% menunjukkan dukungan kepada Ahok-Djarot 41,35% suara, sedangkan pasangan Anies-Sandi 58,65%.


(TRK)