Demokrat Lirik PDI Perjuangan di Pilgub Jateng 2018

Mustholih    •    Rabu, 14 Jun 2017 10:21 WIB
pilkada 2018
Demokrat Lirik PDI Perjuangan di Pilgub Jateng 2018
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono saat safari Ramadan di Semarang, Jawa Tengah -- MTVN/Mustholih

Metrotvnews.com, Semarang: Partai Demokrat melirik Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan untuk berkoalisi pada Pemilihan Gubernur Jawa Tengah 2018. Partai berlambang bintang mercy itu sadar, tidak mungkin mengusung calon gubernur sendiri pada Pilgub Jateng.

"Kita berkoalisi dengan partai lain, karena Demokrat sendiri tidak bisa. Sembilan kursi tidak bisa, harus 20. Kalau PDI Perjuangan mengajak koalisi, monggo. Tapi ingat, PDI Perjuangan itu tanpa partai lain bisa maju sendiri," kata Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Partai Demokrat Jawa Tengah Pramono Edhie Prabowo di sela-sela safari Ramadan di Semarang, Jawa Tengah, Selasa 13 Juni 2017.

Namun, Pramono Edhie membantah anggapan jika Demokrat siap mengusung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali maju dalam Pilgub apabila tidak diusung PDI Perjuangan. "Enggak, saya tidak mengatakan kalau (Ganjar) tidak diusung PDI Perjuangan akan diusung Demokrat," ujarnya.

Saat ini, Partai Demokrat sedang mencari kader potensial yang bisa disiapkan maju Pilgub Jateng 2018. Menurut Pramono, syarat menjadi jagoan Demokrat harus orang Jawa Tengah, memiliki elektabilitas tinggi, dan menang di survei.

"Kita sedang mencari kader kuat dan punya potensi. Kalau punya potensi, kita siapkan. Ini sedang cari. Ada beberapa. Tapi, saya tidak bisa sebut. Kalau sebut, jadi ramai," ungkap Pramono.

Pramono menegaskan, Demokrat juga tidak akan mengusung Agus Harimurti Yudhoyono maju di Pilgub Jateng 2018. "Saya kemarin sudah sampaikan, AHY tidak disiapkan di Pilgub mana pun. Saya membawa AHY itu karena dia kader, anak muda yang mau bergabung dengan parpol. Jarang lho," jelasnya.


(NIN)