Pengamat: Suara Pendukung AHY Bisa Saja Beralih ke Ahok

Gabriela Jessica Restiana Sihite    •    Kamis, 16 Feb 2017 09:00 WIB
pilgub dki 2017
Pengamat: Suara Pendukung AHY Bisa Saja Beralih ke Ahok
Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ikrar Nusa Bhakti--MI/Mohamad Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Pidato Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menuai respons positif. Pernyataan AHY menunjukkan sikap yang lapang dada dan berjiwa ksatria.

Apalagi, terdapat ucapan selamat kepada pasangan nomor urut dua Ahok-Djarot. "Yang jelas, saya kagum dengan pidato AHY yang menunjukkan sikap legowo dan gentleman. Karena tidak membuat pernyataan negatif," ucap Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ikrar Nusa Bhakti ketika dihubungi, Rabu 15 Februari 2017.

Dia berpendapat pernyataan AHY bisa mendongkrak suara Ahok-Djarot pada pemilihan putaran kedua. Jadi bukan tidak mungkin AHY akan mengalihkan suara pendukungnya ke Ahok-Djarot.

"Karena penurunan suara AHY sampai 9% seluruhnya ke Anies-Sandi. Jadi saya lihat, suara mereka bisa ke Ahok-Djarot," imbuhnya.

Baca: Kesamaan Visi & Misi Jadi Syarat Agus-Sylvi Berkoalisi

Sebelumnya, tim sukses Agus-Sylvi memasang kuda-kuda untuk berkoalisi. Kesamaan visi dan misi menjadi syarat menjahit koalisi.

Partai pengusung pasangan calon nomor urut satu ini akan membedah visi dan misi dua pasangan calon lainnya. Hal itu untuk mencari kesamaan.

Baca: Real Count Cyrus Network-Golkar DKI: Basuki - Djarot Unggul

Ketua timses pemenangan Agus-Sylvi, Nahrowi Ramli akan segera menjalin komunikasi politik dengan dua calon pasangan lainnya. Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta ini memastikan akan memberikan dukungan koalisi.

Empat partai politik pengusung Ahy-Sylvi yakni Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Pasangan cagub/cawagub Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni resmi mengakui kekalahannya di Pilkada DKI 2017.

Agus bakalan tetap mendarmabhaktikan dirinya untuk bangsa Indonesia. "Saya bangga, tetaplah tegar, sabar, jangan kecil hati, semua ada hikmahnya," kata Agus di posko Agus-Silvi, Jalan Proklamasi Jakarta Pusat, Selasa 15 Februari 2017.

Agus menyadari, dirinya belum pantas untuk terpilih sebagai orang nomor satu di Ibu Kota. Dia percaya, ada jalan lain bagi dirinya untuk menjadi seorang pimpinan di masyarakat.

Agus tegaskan dirinya tidak akan pernah takut dengan kekalahan. Seperti dalam setiap kampanye, kata dia, Agus tidak pernah membicarakan kekalahan


(YDH)