PKB Berharap Pilkada Jatim Bisa Jadi Penyatuan Umat dan Ulama

   •    Senin, 10 Jul 2017 19:39 WIB
pilgub jatim 2018
PKB Berharap Pilkada Jatim Bisa Jadi Penyatuan Umat dan Ulama
Ketum PKB Muhaimin Iskandar (tengah) - MI/M Taufan SP Bustan

Metrotvnews.com, Jakarta: Pilkada Jawa Timur 2018 diharapkan bisa jadi momentum penyatuan umat dan ulama dalam memilih pemimpinnya. Sebab, pilkada hanya peristiwa politik biasa dalam demokrasi di Tanah Air.  
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengatakan, jika peristiwa demokrasi itu gagal dikelola dengan baik, lukanya akan mewariskan polarisasi sosial mendalam. Bahkan, kata di, bisa bertahan jauh setelah event politik itu usai.

Karena itu, ia menilai tugas Nahdlatul Ulama sangat berat di era serba digital dan virtual ini. "Di satu sisi, umat yang telah menjadi bagian jemaah harus tetap diurus dan dijaga. Di sisi lain, umat yang masih berseberangan pun perlu segera dirangkul dan dipanggil pulang," kata Cak Imin dalam keterangannya di Jakarta, Senin 10 Juli 2017.

Tak hanya itu, kata dia, karena harapan itu membuat PKB menyetujui permintaan para kiai sepuh agar mendukung Saifullah Yusuf. Pencalonan pria yang akrab disapa Gus Ipul memupuskan rencana PKB mengusung Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar sebagai calon gubernur Jatim dalam pilkada 2018.

"Kami mengesampingkan fakta, kami adalah partai terbesar di sana, dan cukup kuat untuk mendukung ketua sendiri. Kami membatalkan berbulan-bulan persiapan mengusung Abdul Halim Iskandar, pimpinan senior yang dibanggakan dan dipercaya para kader, untuk mencalonkan diri," kata Cak Imin. 

Mantan Menteri Ketenagakerjaan ini pun mendorong keluarga besar NU untuk bersatu, termasuk Khofifah Indar Parawansa. Khofifah merupakan salah satu nama yang digadang-gadang bakal maju sebagai cagub Jatim 2018.

"Kami serius mendorong keluarga besar NU harus bersatu, termasuk Bu Khofifah Indar Parawansa," tegas dia.

Baca: Cak Imin Minta Presiden tak Izinkan Khofifah Maju Pilgub Jatim

Ia meminta Khofifah tetap melanjutkan karya-karya cemerlangnya di Kementerian Sosial. Apalagi, Khofifah merupakan salah satu kader NU yang paling dibanggakan karena mampu berkontribusi besar bagi umat dan rakyat. "Bukan hanya di Jatim, tapi di seluruh Indonesia," ucap Cak Imin.

Lebih lanjut, Cak Imin meminta NU tetap solid. NU yang solid, kata dia, adalah umatnya saling percaya.

"Menguatkan NU berarti mengokohkan NKRI. Bagi PKB, belum kami temukan tugas politik lain yang lebih penting daripada ini," pungkas Cak Imin.





(AZF)