Khofifah Melenggang ke Pilgub Jatim

Nur Aivanni, Amaluddin, Riyan Ferdianto    •    Selasa, 03 Oct 2017 06:19 WIB
pilgub jatim 2018
Khofifah Melenggang ke Pilgub Jatim
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menerima kiswah Kakbah dari Sayyid Alawi. Foto: Istimewa

Metrotvnews.com, Jakarta: Jalan bagi Khofifah Indar Parawansa untuk mengikuti Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018 semakin terbuka. DPP Partai Golkar, kemarin, secara resmi memutuskan mengusung Menteri Sosial pada Kabinet Kerja itu dalam pilgub Jatim.

"Kami Khofifah, itu final. DPP Golkar memutuskan Khofifah, (dalam rapat) tadi," ujar Koordinator Pemenangan Pemilu Partai Golkar Indonesia I (Jawa-Sumatra) Nusron Wahid di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, kemarin.

Dengan kepastian dukungan DPP Golkar itu, Khofifah hanya butuh sembilan kursi lagi untuk memenuhi syarat dukungan agar dapat maju ke pilgub Jatim.

Di DPRD Jatim, Golkar memiliki 11 kursi, sedangkan syarat minimal dukungan yang dibutuhkan untuk maju sebagai cagub-cawagub Jatim ialah 20 kursi.

Baca: Partai Golkar Resmi Usung Khofifah di Pilgub Jatim

Khofifah juga diketahui sudah mendaftarkan diri sebagai cagub melalui Partai Demokrat. Namun, Demokrat belum memutuskan peng-usungan Khofifah.

Saat menanggapi dukungan resmi Partai Golkar itu, Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate menyambut baik.

Menurutnya, semakin banyak parpol yang mendukung Khofifah akan semakin baik.

"Mudah-mudahan Demokrat ikut dukung juga sehingga semakin kuat dan elektoral Khofifah semakin baik," kata Johnny saat dihubungi, kemarin.

Baca: Khofifah Daftar Cagub ke Demokrat

Untuk diketahui, selain didukung Partai Golkar, Khofifah--meski belum dideklarasikan--sudah didukung pula oleh Hanura dan PPP.

Saat ini, sambung Johnny, yang dibutuhkan ialah dukungan dari infrastruktur tiap-tiap partai untuk menyosialisasikan Khofifah.

Khofifah pun diminta memikirkan posisinya di Kabinet Kerja.

"Kita lihat nanti, apa keputusan yang akan diambil Ibu Khofifah. Kalau pergi bertarung, ya fokus. Supaya bisa fokus di pilgub, tentu jangan merangkap-rangkap pekerjaannya," tandasnya.

Ketua Tim Pilkada Pusat sekaligus Ketua Pembina Wilayah Jawa Timur Partai Hanura Farid Al Fauzi menyatakan sudah diperintahkan Ketua Umum DPP Hanura untuk mendukung Khofifah dalam pilkada Jatim.

Meski demikian, hal itu belum dideklarasikan. "Sudah ada pembicaraan seminggu lalu dari ketua umum bahwa Hanura bersama Ibu Khofifah, tapi untuk deklarasi masih perlu melewati pembicaraan komite," ucap dia, kemarin.

Sudah sowan

Di lain sisi, Khofifah ternyata juga sudah sowan ke jajaran Partai Demokrat, mulai Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono hingga Ketua DPD Partai Demokrat yang juga Gubernur Jatim, Soekarwo.

"Sebelum mengutus orang untuk mendaftar (ke Demokrat), Bu Khofifah terlebih dahulu menemui saya ke Grahadi pukul 19.00 WIB, Sabtu malam," kata Pakde Karwo, sapaan akrab Soekarwo, kemarin. Dalam pertemuan itu Khofifah, menurut Soekarwo, menyampaikan keingin-an maju sebagai cagub.

Khofifah menyatakan keputusannya maju melalui Demokrat bukan tiba-tiba. "Saya sudah pernah silaturahim dengan para pemimpin partai. Silaturahim saya dengan ketua partai, termasuk di dalamnya Pak SBY, Pak Sekjen bulan Agustus lalu," kata Khofifah, kemarin.

Jika setelah dari Partai Golkar Khofifah juga mendapatkan dukungan dari Demokrat, PPP, NasDem, dan Hanura, dukungan bagi Khofifah akan mencapai 35 kursi, jauh melebihi syarat minimal 20 kursi DPRD yang ditetapkan KPU Jatim. (Ric/MTVN/Ant/X-6)


(UWA)