Politikus Berebut Tiket Pilkada Makassar

Andi Aan Pranata    •    Rabu, 10 May 2017 16:02 WIB
pilkada 2018
Politikus Berebut Tiket Pilkada Makassar
Ketua DPD NasDem Makassar Andi Rachmatika Dewi (kiri) -- MTVN/Andi Aan Pranata

Metrotvnews.com, Makassar: Sejumlah figur bermunculan jelang pemilihan wali kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada 2018. Selain duo petahana, sejumlah politikus terang-terangan mendaftarkan diri mengikuti penjaringan beberapa partai politik.

Ketua DPD NasDem Makassar Andi Rachmatika Dewi, salah satunya. Ia kini tak hanya fokus mencari tambahan dukungan dari partai lain, tapi mulai memilah nama-nama yang akan mendampinginya.

"Ada 10 nama yang akan disurvei kelayakannya, untuk melihat siapa yang paling berpeluang mendampingi ibu (Rachmatika) di pilkada nanti. Ada yang dari birokrat, pengusaha, dan politikus," kata Ari Ansahari Ilham, Ketua Tim Pemenangan Rachmatika Dewi, di Makassar, Rabu 10 Mei 2017.

Ari menjelaskan, survei kali ini adalah lanjutan dari langkah serupa yang pernah digelar pada Februari lalu. Saat itu, Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal menempati posisi teratas. "Hanya,  sekarang banyak nama baru yang potensial. Makanya kita survei ulang."

Terpisah, Ketua DPD II Partai Golkar Makassar Farouk M. Betta mengakui sudah mendaftarkan diri pada penjaringan kandidat di tiga partai, yaitu PAN, PKS, dan Gerindra. Ia juga mengklaim, mengantongi dukungan dari pengurus cabang Golkar di 14 kecamatan se-Makassar.

Menurut Farouk, pendaftaran di partai lain diperlukan sebagai modal koalisi. Pengusungan bakal calon di pilwali Makassar mengharuskan partai memiliki 10 kursi di Parlemen. Jumlah itu tidak dipenuhi satu pun parpol, termasuk Golkar.

"Saya berharap, ada koalisi antara parpol yang jadi tempat saya mendaftar. Tak hanya di pilwali, tapi juga ke depan setelahnya. Ini juga merupakan amanah partai yang mendorong saya sebagai 01 (calon wali kota)," kata Farouk.

Selain tokoh parpol, bursa kandidat wali kota Makassar juga diramaikan orang-orang dari beragam latar belakang. Sebut saja Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto dan wakilnya, Syamsu Rizal, yang lebih dulu memastikan bakal kembali bertarung sebagai petahana.

Kandidat lain adalah Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Irman Yasin Limpo, Direktur PDAM Makassar Haris Yasin Limpo, dan Sekretaris Daerah Makassar Ibrahim Saleh.

Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto menganggap ramainya bursa kandidat sebagai pertanda bagus bagi proses demokrasi di Makassar. "Akan semakin banyak pilihan. Masyarakat bisa leluasa menentukan pilihannya," kata Danny.


(NIN)