KPU Distribusi Surat Suara Pilkada Sumut

Antara    •    Rabu, 06 Jun 2018 15:36 WIB
pilgub sumut 2018
KPU Distribusi Surat Suara Pilkada Sumut
Ilustrasi--medcom.id

Medan: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara telah mendistribusikan seluruh surat suara untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur 2018. Surat suara tersebut didistribusikan langsung dari Cikarang, Jawa Barat.

Anggota KPU Sumut Iskandar Zulkarnain di Medan, mengatakan telah menerima laporan anggota KPU kabupaten-kota. Surat suara itu telah tiba di Kabupaten Mandailing, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Deliserdang, Labuhan Batu Selatan, Toba Samosir, dan Kota Padang Sidimpuan pada 3 Juni 2018.

Kemudian, di Kabupaten Labuhan Batu, Karo, Langkat, Tapanuli Tengah, Dairi, Simalungun, Pakpak Bharat, Serdang Bedagai, Labuhan Batu Utara, Kota Sibolga, Pematang Siantar, Medan, Binjai, dan Tebing Tinggi pada 4 Juni.

Baca: KPU Mulai Lipat Surat Suara Pilkada

Selanjutnya, ke Kabupaten Humbang Hasundutan, Asahan, Batubara, Nias, Nias Barat, Nias, Kota Tanjung Balai, dan Gunung Sitoli pada 5 Juni. "Sedangkan surat suara ke Kabupaten Nias Selatan telah tiba pada Rabu dini hari pukul 00.54 WIB," kata Iskandar.

Menurut dia, dari laporan anggota KPU kabupaten-kota itu juga diketahui bahwa kini telah dilakukan penyortiran dan pelipatan surat suara. Penyortiran untuk mengetahui kemungkinan adanya surat surat suara yang rusak, sedangkan pelipatan untuk memudahkan pencoblosan di TPS.

Setelah disortir dan dilipat, seluruh surat suara untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumut tersebut akan disimpan di gudang yang telah
disiapkan KPU.

"Seluruh surat suara itu akan dijaga dengan ketat oleh personel kepolisian," ujar Iskandar.

Menurut catatan, pemilihan gubernur Sumut diikuti dua pasangan calon yakni pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (nomor urut 1) yang didukung PAN,
PKS, Partai Golkar, Partai Nasdem, Partai Hanura, dan Partai Gerindra.

Sedangkan nomor urut 2 adalah pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus yang didukung PDI Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).



(YDH)